Dunia Game Gempar: Dave the Diver dan Subnautica 2 Kolaborasi, Emulator PS5 Meroket, Atlet Para-Asian Games Protes

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Dunia Game Gempar: Dave the Diver dan Subnautica 2 Kolaborasi, Emulator PS5 Meroket, Atlet Para-Asian Games Protes

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Industri game global dihebohkan dengan pengumuman kolaborasi tak terduga antara Dave the Diver dan Subnautica 2. Kolaborasi ini diumumkan dalam ajang Triple-i Showcase dan menjadi salah satu berita paling menarik perhatian penggemar game di seluruh dunia. DLC terakhir untuk Dave the Diver ini dijadwalkan rilis pada awal 2027 dan akan menghadirkan dunia bawah laut Subnautica 2, bulan laut Proteus, ke dalam game tersebut. Dikembangkan bersama oleh Mintrocket dan Unknown Worlds, DLC ini gratis dan dapat dimasukkan ke daftar keinginan di Steam sekarang.

Dalam kolaborasi ini, Dave dan Bancho, yang telah menemukan semua spesies makhluk laut dan resep sushi di dimensi asal mereka, akan melakukan perjalanan ke dimensi baru untuk menemukan lebih banyak spesies. Mereka akan bertemu dengan Leviathan ikonik dari Subnautica 2, membuat teman baru, dan berharap dapat kembali ke rumah dengan banyak penemuan baru. Jaeho Hwang, direktur studio Mintrocket, menyatakan, “Kedua game ini berlatar bawah laut, tetapi Subnautica memiliki pendekatan yang sangat khas terhadap eksplorasi bawah laut, sehingga bekerja sama dengan tim Subnautica 2 memberi kami kesempatan untuk membawa gelombang baru ke pengalaman Dave the Diver.” Anthony Gallegos, direktur kreatif Subnautica 2, menambahkan, “Jelas bahwa kami sangat menyukai game satu sama lain, dan ekspansi ini adalah surat cinta untuk Dave the Diver dan alam semesta Subnautica. Orang-orang akan dimanjakan.”

Sementara itu, di dunia emulator, sebuah proyek bernama AnyPS5 menunjukkan kemajuan pesat dalam menjalankan game eksklusif PlayStation 5 di PC. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan game seperti Dead Cells berjalan sepenuhnya native di PC. Meskipun Sony kemungkinan akan berusaha menghentikan proyek ini, para pengguna media sosial merayakan kemajuan tersebut, terutama mengingat hubungan gamers dengan Sony yang sedang tidak baik. Sony sebelumnya menegaskan bahwa game digital adalah “lisensi” dan bukan “dijual”, serta berencana menghentikan produksi disk fisik pada 2028. Seorang pengguna Reddit berkomentar, “Sony hanya perlu mulai terbiasa tidak memiliki konsolnya.”

Di sisi lain, dunia olahraga Indonesia diwarnai protes atlet para-shooting terkait dugaan korupsi dan manipulasi dalam proses seleksi Para-Asian Games. Menteri Pemuda dan Olahraga, Mansukh Mandaviya, akan bertemu dengan para atlet yang memprotes pada hari Jumat. Para atlet menuduh adanya pemerasan moneter, korupsi, dan pelanggaran pedoman Kementerian Olahraga oleh pejabat PCI dan Komite Teknis Shooting (STC) dalam seleksi untuk Aichi-Nagoya Games. Mereka mengklaim atlet dipaksa membayar komisi 20 persen dari penghargaan pemerintah sebagai prasyarat seleksi, serta manipulasi skor kualifikasi untuk menguntungkan atlet tertentu. PCI membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tim dipilih berdasarkan prestasi. Para-Asian Games akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, dari 18 hingga 24 Oktober. Selain itu, enam atlet para-cyclist juga melakukan protes di markas SAI karena tidak masuk dalam kontingen.

Dari dunia NFL, penerima lebar Pittsburgh Steelers, Michael Pittman Jr., dipastikan absen selama beberapa pertandingan setelah kembali mengalami cedera kaki kiri. Pelatih kepala Mike McCarthy mengatakan bahwa cedera tersebut akan memakan waktu beberapa minggu. Pittman, yang baru menandatangani kontrak perpanjangan tiga tahun senilai $59 juta, hanya mencatat tujuh tangkapan untuk 89 yard dalam tiga pertandingan musim ini. Ia sebelumnya ditukar dari Indianapolis Colts pada Maret lalu. Cedera ini menjadi pukulan bagi Steelers yang akan menghadapi mantan tim Pittman, Colts, pada hari Minggu.

Kesimpulan: Berita-berita di atas menunjukkan dinamika yang terjadi di berbagai industri, mulai dari kolaborasi game yang inovatif, kemajuan teknologi emulator yang menantang batasan konsol, hingga isu integritas dalam seleksi atlet nasional. Semua peristiwa ini mencerminkan bagaimana dunia hiburan dan olahraga terus berkembang dengan tantangan dan peluangnya masing-masing.

Sumber Berita: Eurogamer, Futurism, India Today, AOL

Penulis: Sherif Saed, Victor Tangermann, Press Trust of India, Field Level Media
Editor: Redaksi