Debut Bersejarah Alex Scott di Laga Ceko vs Inggris: Akhiri Penantian 30 Tahun Guernsey

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Debut Bersejarah Alex Scott di Laga Ceko vs Inggris: Akhiri Penantian 30 Tahun Guernsey

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Panggung internasional kembali menyuguhkan cerita menarik saat Inggris bertandang ke Fortuna Arena, Praha, untuk menghadapi Ceko dalam lanjutan UEFA Nations League A. Kemenangan 2-0 yang diraih pasukan Tiga Lions tidak hanya menjadi modal penting, tetapi juga menandai momen bersejarah bagi seorang pemain muda dari Kepulauan Channel. Alex Scott, gelandang Bournemouth berusia 23 tahun, menjalani debutnya bersama tim senior Inggris dan sekaligus mengakhiri penantian hampir tiga dekade bagi kampung halamannya, Guernsey.

Scott masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70 menggantikan Elliott Anderson, tak lama setelah Harry Kane menggandakan keunggulan Inggris. Kehadirannya di lapangan menjadikannya pemain putra pertama dari Channel Islands yang membela Inggris sejak playmaker legendaris Southampton, Matt Le Tissier, terakhir tampil pada 1997. Bagi sebuah wilayah kecil yang terisolasi secara geografis dari pusat sepak bola daratan utama, pencapaian ini terasa luar biasa.

Jalannya Pertandingan di Fortuna Arena

Babak pertama berjalan tanpa gol, meski Inggris mendominasi penguasaan bola. Kebuntuan akhirnya pecah dua menit setelah jeda. Anthony Gordon membuka keunggulan lewat sundulan memanfaatkan umpan silang yang terukur. Pada menit ke-69, kapten Harry Kane menuntaskan serangan dengan penyelesaian tajam yang membuat posisi Inggris semakin kokoh. Manajer interim Lee Carsley kemudian memberikan kesempatan kepada Scott untuk merasakan atmosfer pertandingan level senior.

Kemenangan ini menjadi tiga poin pertama Inggris di fase grup, sekaligus membalas kekalahan 2-1 terakhir mereka di markas Ceko pada kualifikasi Euro 2019. Meski demikian, penampilan Inggris tidak lepas dari kritik, terutama terkait jalannya pertandingan yang dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.

Reaksi dan Makna Debut Scott

Berbicara kepada ITV Sport usai laga, Scott mengaku sangat bangga. Ia menyebut momen tersebut sebagai impian sejak kecil yang kerap dianggap mustahil bagi banyak pemain muda di Kepulauan Channel.

“Ini adalah sesuatu yang Anda impikan sejak kecil, dan saat Anda masih muda, Anda sebenarnya tidak pernah benar-benar berpikir itu akan menjadi kenyataan, jadi ada banyak kerja keras yang dicurahkan untuk itu,” ujar Scott.

Ia juga mengakui bahwa pemusatan latihan pertamanya pada November lalu menjadi titik pembelajaran penting. Menurutnya, berada di sekitar pemain mapan seperti Kane dan Jude Bellingham memberinya fondasi taktis yang berharga. Scott merasa perkembangan fisik dan mentalnya dalam 12 bulan terakhir berjalan pesat, dengan musim panas menjadi titik balik kepercayaan dirinya.

Sorotan pada Pemain Lain dan Kritik Penyiaran

Selain debut Scott, laga ini juga menyoroti performa sejumlah pemain. Myles Lewis-Skelly, yang dimainkan di lini tengah, ditarik keluar pada babak pertama setelah menerima kartu kuning. Media nasional memberikan penilaian beragam, mulai dari 5/10 hingga 6/10, dengan catatan bahwa ia tampil cukup baik dalam membangun serangan namun kurang memberi dampak di sektor ofensif.

Micah Richards, mantan bek Manchester City, memuji Harry Kane yang dinilainya telah naik ke level berikutnya. Menurut Richards, kemampuan penyelesaian Kane dengan kaki kanan maupun kiri berada di tingkat yang tidak normal, menjadikannya favorit peraih Ballon d’Or tahun ini.

Di sisi lain, penampilan Inggris di layar kaca menuai keluhan dari sebagian penonton ITV. Banyak yang mengeluhkan komentar yang dinilai membosankan dan terlalu bias terhadap Inggris, serta gangguan suara siulan di latar belakang. Keluhan ini sempat membuat sebagian penonton memilih mematikan siaran.

Kondisi Tim Jelang Laga Berikutnya

Manajer Thomas Tuchel memberikan kabar terkait kondisi Ezri Konsa yang absen karena cedera ringan. Ia menyebut Konsa dan Nico O’Reilly berpeluang kembali untuk pertandingan berikutnya melawan Kroasia. Inggris memutuskan tetap bermalam di Praha sebelum bertolak ke Kroasia untuk menjalani dua sesi latihan.

“Kami akan mendorong semua orang untuk tersedia, termasuk Ezri Konsa dan Nico O’Reilly,” kata Tuchel kepada BBC.

Kemenangan atas Ceko menjadi fondasi penting bagi Inggris di Nations League. Namun, sorotan utama malam itu tetap milik Alex Scott, yang membuktikan bahwa pemain dari wilayah kecil pun bisa menembus panggung sepak bola dunia. Debutnya bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga simbol harapan bagi generasi muda di Guernsey dan Kepulauan Channel yang selama ini merasa jauh dari sorotan.

Dengan performa yang terus berkembang di Bournemouth dan kepercayaan yang diberikan timnas, Scott berpotensi menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang Inggris. Perjalanan panjang dari akademi Bristol City hingga menembus skuad senior Tiga Lions menjadi bukti bahwa dedikasi dan kerja keras mampu mengalahkan keterbatasan geografis. Malam di Praha akan selalu dikenang sebagai awal dari babak baru bagi sepak bola Guernsey.