David Almansa Juara Moto3 Jepang 2026 di Motegi, Veda Ega Pratama Finis Ke-11

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

David Almansa Juara Moto3 Jepang 2026 di Motegi, Veda Ega Pratama Finis Ke-11

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Pembalap David Almansa tampil dominan dan keluar sebagai pemenang dalam balapan Moto3 Jepang 2026 yang digelar di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10/2026). Memulai balapan dari posisi pole, Almansa mampu mempertahankan keunggulannya sejak lampu start menyala hingga melintasi garis finis.

Kemenangan ini menjadi hasil maksimal bagi Almansa yang sejak awal balapan sudah menunjukkan kecepatan kompetitifnya. Ia tidak memberi kesempatan kepada para pesaingnya untuk menyalip dan menguasai jalannya balapan dari lap pertama sampai akhir.

Persaingan Ketat di Belakang Almansa

Di belakang Almansa, persaingan memperebutkan posisi podium berlangsung sengit. Maximo Quiles harus puas finis di posisi kedua, sementara Alvaro Carpe melengkapi podium dengan menempati posisi ketiga. Keduanya tampil konsisten sepanjang balapan meski tidak mampu mengejar ketertinggalan dari Almansa.

Sementara itu, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus mengakhiri balapan di posisi ke-11. Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi Veda yang terus berupaya meningkatkan performanya di ajang Moto3.

Hukuman Long Lap untuk Brian Uriarte

Jalannya balapan sempat diwarnai insiden yang menimpa Brian Uriarte. Pembalap tersebut sempat memimpin balapan pada lap ketiga, namun posisinya tidak bertahan lama setelah ia menerima hukuman long lap penalty.

Hukuman tersebut diberikan karena timnya dinilai mengerjakan motor di grid melebihi batas waktu yang telah ditentukan oleh panitia. Akibatnya, Uriarte harus menjalani hukuman tersebut dan kehilangan peluang untuk bersaing di posisi terdepan.

Dampak Hasil Balapan

Kemenangan Almansa di Motegi menambah koleksi poinnya dalam perburuan gelar juara dunia Moto3 2026. Sementara itu, hasil yang diraih Quiles dan Carpe turut menjaga persaingan di klasemen tetap ketat.

Bagi Veda Ega Pratama, finis di posisi ke-11 menjadi modal berharga untuk menghadapi seri-seri berikutnya. Pembalap muda Indonesia ini diharapkan mampu tampil lebih kompetitif pada balapan selanjutnya.

Balapan Moto3 Jepang 2026 di Sirkuit Motegi menjadi salah satu seri yang penuh dinamika, mulai dari dominasi Almansa, insiden hukuman Uriarte, hingga perjuangan para pembalap di barisan tengah termasuk Veda Ega Pratama.

Sumber Berita: suaralandak.co.id

Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak