Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Kabel setrika merupakan salah satu komponen yang paling sering mengalami kerusakan, terutama pada bagian serat di dalamnya. Kebiasaan menggulung kabel secara sembarangan setelah selesai menyetrika menjadi penyebab utama kabel cepat putus. Padahal, dengan teknik yang benar, usia pakai kabel setrika bisa jauh lebih panjang dan risiko masalah kelistrikan dapat ditekan.
Berikut panduan lengkap menggulung kabel setrika agar awet dan tidak mudah putus, disusun dari berbagai sumber praktik perawatan perangkat rumah tangga.
Peralatan yang Dibutuhkan
- Setrika listrik
- Pengikat kabel (opsional)
Peringatan Penting Sebelum Menggulung
Jangan sekali-kali menggulung kabel saat setrika masih panas atau baru selesai digunakan. Panas yang terperangkap dapat mempercepat kerusakan lapisan kabel dan meningkatkan risiko luka bakar. Pastikan setrika sudah benar-benar dingin dan tidak lagi terhubung dengan sumber listrik sebelum kabel digulung.
Langkah-Langkah Menggulung Kabel Setrika dengan Benar
- Pastikan setrika sudah dingin. Biarkan perangkat mendingin terlebih dahulu agar paparan panas berulang pada kabel berkurang. Jangan terburu-buru menggulung kabel ketika setrika baru selesai digunakan, terutama jika kabel berada dekat dengan bagian setrika yang masih panas.
- Luruskan kabel sebelum digulung. Lepaskan lilitan atau simpul secara perlahan. Kabel yang langsung digulung dalam kondisi kusut akan menghasilkan puntiran dan tekukan yang tidak merata, sehingga bagian tertentu menerima tekanan lebih besar dibanding bagian lainnya.
- Gunakan gulungan yang cukup besar. Buat lingkaran dengan diameter lebar dan hindari gulungan sekecil mungkin hanya agar terlihat ringkas. Tekukan dengan radius terlalu kecil membuat kabel lebih sering mengalami tekanan pada bagian yang sama. Pegang kabel dengan tangan dan buat gulungan secara longgar.
- Jangan melilitkan kabel terlalu kencang pada setrika. Kabel sebaiknya tidak dililitkan erat mengelilingi badan setrika karena dapat membuat kabel, terutama bagian dekat pangkal, berada dalam posisi tertekuk.
- Hindari menekuk bagian pangkal kabel. Saat mulai menggulung, jangan langsung menekuk kabel tepat di bagian yang keluar dari badan setrika. Sisakan sedikit bagian kabel dalam posisi relatif lurus, lalu mulai membuat gulungan dengan radius lebih lebar untuk mengurangi tekanan pada satu titik.
- Jangan mengikat kabel terlalu kuat. Gunakan pengikat kabel jika diperlukan, tetapi jangan mengikatnya terlalu kencang. Pengikat yang terlalu kuat dapat menekan lapisan luar kabel dan membuatnya terus berada dalam kondisi tertekuk.
- Jangan menaruh benda berat di atas kabel. Simpan kabel yang sudah digulung di tempat yang tidak tertindih barang lain. Tekanan dari benda berat dapat menyebabkan kabel berubah bentuk atau mengalami tekukan pada bagian tertentu.
Ciri Kabel Setrika Mulai Rusak
Selain memperhatikan teknik menggulung, perhatikan juga kondisi kabel secara berkala. Beberapa tanda kerusakan yang perlu diwaspadai antara lain:
- Lapisan kabel retak atau mengelupas.
- Kabel terasa sangat kaku.
- Muncul bagian yang menggembung.
- Setrika mati dan menyala ketika kabel digerakkan.
Jika tanda-tanda tersebut muncul, sebaiknya segera hentikan penggunaan dan ganti kabel atau setrika untuk menghindari risiko korsleting maupun sengatan listrik.
Praktik Terbaik Perawatan Kabel Setrika
| Kebiasaan | Dampak |
|---|---|
| Menggulung kabel saat setrika masih panas | Paparan panas berulang, lapisan kabel cepat getas |
| Menggulung kabel dalam kondisi kusut | Puntiran tidak merata, serat dalam kabel cepat putus |
| Membuat gulungan terlalu kecil | Tekukan tajam berulang pada titik yang sama |
| Mengikat kabel terlalu kencang | Lapisan luar tertekan dan kabel terus tertekuk |
| Menyimpan kabel di bawah benda berat | Kabel berubah bentuk dan rusak permanen |
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas secara konsisten, kabel setrika Anda akan lebih awet, aman digunakan, dan terhindar dari risiko masalah kelistrikan yang tidak diinginkan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






