Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Bragança Paulista — Red Bull Bragantino kembali menelan hasil mengecewakan dalam lanjutan Campeonato Brasileiro Série A 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Estádio Cícero de Souza Marques, Massa Bruta hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Mirassol pada laga pekan ke-29, Kamis dini hari WIB (8/10/2026). Hasil ini memperpanjang rekor buruk tuan rumah yang kini telah enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan di kompetisi domestik.
Laga berjalan menarik sejak awal. Bragantino mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun kiper Mirassol, Walter, tampil gemilang dengan setidaknya dua penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap bersih di babak pertama.
Keunggulan Jumlah Pemain yang Tak Dimaksimalkan
Situasi berubah drastis pada menit ke-27. Bek Mirassol, João Victor, kehilangan bola dan melakukan pelanggaran terhadap Eduardo Sasha yang sedang berlari menuju gawang. Wasit Raphael Claus asal São Paulo tidak ragu memberikan kartu merah langsung kepada João Victor. Sejak momen itu, Mirassol harus bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari satu jam pertandingan.
Meski unggul jumlah pemain, Bragantino kesulitan menembus pertahanan rapat Mirassol yang tampil disiplin. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Pelatih Wagner Mancini kemudian melakukan sejumlah penyesuaian, dan baru pada menit kelima babak kedua, keunggulan itu terwujud. Fernando mengirim bola kepada Wallace Yan yang berlari hingga garis belakang, lalu mengirim umpan silang yang diselesaikan Eduardo Sasha dengan cara menyambar bola di tiang jauh. Gol tersebut membawa Bragantino unggul 1-0.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Pelatih Mirassol, Rafael Guanaes, melakukan perubahan taktik dengan memasukkan tenaga baru untuk memperkuat lini serang. Hasilnya terlihat pada menit ke-24. Berawal dari umpan silang Alesson, André Luis yang masuk dari bangku cadangan mengontrol bola di tengah kotak penalti, berputar, dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dijangkau Tiago Volpi. Skor berubah menjadi 1-1.
Empat menit berselang, André Luis kembali mencetak gol setelah menerima bola terobosan dan berlari sendirian menuju gawang. Namun, hakim garis mengangkat bendera tanda offside, dan gol itu dianulir. Momen tersebut justru menggambarkan perubahan momentum pertandingan, di mana Mirassol yang bermain dengan sepuluh orang justru tampil lebih agresif dan menyulitkan tuan rumah.
Statistik dan Posisi Klasemen
Bragantino sebenarnya memiliki volume serangan yang jauh lebih besar. Pelatih Wagner Mancini mengungkapkan bahwa timnya melepaskan lebih dari 30 tembakan ke arah gawang, namun hanya mampu menghasilkan satu gol. Berikut catatan penting dari laga tersebut:
- Gol Bragantino: Eduardo Sasha (menit ke-5 babak kedua), assist Wallace Yan
- Gol Mirassol: André Luis (menit ke-24 babak kedua), assist Alesson
- Kartu merah: João Victor (Mirassol, menit ke-27 babak pertama)
- Wasit: Raphael Claus (SP)
- Pendapatan tiket: R$ 54.630,00
- Jumlah penonton: 2.340 orang
- Lokasi: Estádio Cícero de Souza Marques, Bragança Paulista (SP)
Dengan hasil ini, Bragantino mengoleksi 37 poin dan berada di peringkat ke-10 klasemen. Sementara itu, Mirassol yang merupakan tim promosi musim ini menempati posisi ke-15 dengan 33 poin. Bagi Mirassol, hasil ini menjadi modal berharga dalam perjuangan menghindari zona degradasi, dan mereka kini mencatat empat pertandingan tanpa kekalahan dengan rincian dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Kekecewaan Mancini dan Sorotan Tajam pada Penyelesaian Akhir
Pelatih Wagner Mancini mengaku sulit menjelaskan penyebab timnya kembali gagal meraih kemenangan. Menurutnya, pertandingan melawan Mirassol adalah momen yang tepat untuk mengakhiri tren negatif, terutama karena timnya bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak akhir babak pertama.
“Sulit dijelaskan. Kami tidak seharusnya membiarkan kemenangan itu lepas hari ini. Ini kemenangan yang fundamental. Kami punya banyak peluang, dan itu kenyataannya. Sekali lagi, kami gagal dalam penyelesaian akhir,” ujar Mancini dalam konferensi pers usai pertandingan.
Mancini juga menyoroti bahwa masalah yang sama terus berulang meskipun ia telah melakukan rotasi pemain. Ia menegaskan bahwa timnya tidak kekurangan peluang, baik dari bola mati maupun dari skema terbuka yang dikembangkan. Namun, ketajaman di depan gawang menjadi titik lemah yang harus segera diperbaiki jika Bragantino ingin memperbaiki posisinya di sisa musim.
Bragantino saat ini tercatat sebagai salah satu dari empat tim dengan performa terburuk pada paruh kedua kompetisi. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Mancini agar dapat kembali bersaing di papan tengah dan menjauh dari tekanan.
Jadwal Selanjutnya
Kedua tim akan kembali berlaga pada pekan ke-30. Mirassol dijadwalkan bertandang ke markas Bahia di Arena Fonte Nova, Salvador, pada Minggu (11/10/2026) pukul 19.30 waktu setempat. Sementara itu, Bragantino akan menjamu Cruzeiro pada Senin (12/10/2026) pukul 21.00 waktu setempat, kembali di Estádio Cícero de Souza Marques.
Laga melawan Cruzeiro menjadi ujian berat bagi Bragantino. Klub asal Minas Gerais itu saat ini berada di peringkat keempat dengan koleksi 48 poin dan sedang dalam performa positif. Sebaliknya, Mirassol berpeluang memperlebar jarak dari zona degradasi jika mampu mencuri poin di kandang Bahia.
Kesimpulan
Hasil imbang 1-1 antara Red Bull Bragantino dan Mirassol menjadi cerminan dua masalah yang saling bertolak belakang. Di satu sisi, Bragantino kembali menunjukkan kelemahan fatal dalam penyelesaian akhir, sehingga keunggulan jumlah pemain dan dominasi penguasaan bola tidak berbuah kemenangan. Tren enam laga tanpa kemenangan menjadi alarm serius bagi tim asuhan Wagner Mancini menjelang pertemuan dengan Cruzeiro. Di sisi lain, Mirassol membuktikan kualitasnya sebagai tim promosi yang sulit ditaklukkan. Bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-27, mereka mampu bangkit, menyamakan kedudukan, bahkan nyaris membalikkan keadaan. Semangat juang dan ketenangan André Luis menjadi kunci keberhasilan mereka mencuri satu poin di kandang lawan. Dengan posisi klasemen yang masih rawan, kedua tim wajib memaksimalkan setiap pertandingan tersisa agar target masing-masing dapat tercapai pada akhir musim.
Sumber Berita: Bisnisia.id, Diário Celeste, ge.globo, Jornal de Brasília, dan Agência Estado.
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






