Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Nashville SC tampil perkasa saat bertandang ke markas Austin FC pada lanjutan Major League Soccer (MLS), Sabtu malam waktu setempat. Empat pemain berbeda mencatatkan nama di papan skor untuk mengamankan kemenangan 4-1, sekaligus menghentikan rentetan delapan laga tanpa kekalahan yang sebelumnya diraih Austin FC.
Kiper rookie Brian Schwake menjadi salah satu sosok kunci di balik kemenangan tersebut. Ia mencatatkan lima penyelamatan penting, termasuk beberapa aksi krusial yang menggagalkan peluang tuan rumah untuk bangkit. Sepanjang 27 penampilan pertamanya sebagai starter di MLS, pemain berusia 25 tahun itu baru kebobolan 22 gol, sebuah catatan yang menunjukkan kematangan di bawah mistar gawang.
Jalannya Pertandingan
Nashville membuka keunggulan pada menit ke-31 lewat Reed Baker-Whiting. Berdiri tepat di posisi yang benar, ia menyambar bola hasil tembakan Patrick Yazbek yang membentur tiang gawang. Gol tersebut menjadi yang kedua bagi Baker-Whiting pada musim pertamanya bersama klub, setelah sebelumnya gagal mencetak gol dalam 61 pertandingan bersama Seattle Sounders. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Nashville menggandakan keunggulan pada menit ke-67 melalui Elias Saad. Gol itu lahir setelah kiper Austin, Brad Stuver, berhasil menepis tembakan Cristian Espinoza namun gagal mengamankan bola dengan sempurna. Bagi Saad, ini adalah gol pertamanya pada penampilan ke-11 di kompetisi liga musim ini.
Austin sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76. Brandon Vazquez mencetak gol keduanya musim ini memanfaatkan umpan dari Facundo Torres dan Guilherme Biro, membuat skor menjadi 2-1 dan membangkitkan harapan tuan rumah.
Namun, harapan itu sirna pada menit ke-88. Abdul Shakur Mohammed mencetak gol tanpa bantuan siapa pun, sebelum kemudian memberi assist untuk gol Hany Mukhtar pada menit pertama waktu tambahan. Gol Mukhtar tersebut merupakan golnya yang ke-14 musim ini. Menariknya, keempat gol Mohammed musim ini semuanya lahir dalam 18 penampilan, menandai kontribusi yang konsisten dari lini serang Nashville.
Statistik dan Rekor
Di kubu tuan rumah, Brad Stuver tampil sibuk dengan tujuh penyelamatan, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan lawan. Kekalahan ini membuat rekor Austin di kandang menjadi 4-4-6, sementara Nashville memperbaiki catatan tandangnya menjadi 6-3-5.
- Nashville SC: 19 kemenangan, 3 imbang, 6 kalah
- Austin FC: 7 kemenangan, 11 imbang, 10 kalah
- Penyelamatan Brian Schwake: 5
- Penyelamatan Brad Stuver: 7
Bagi Nashville, hasil ini mempertegas posisi mereka di puncak klasemen Wilayah Timur. Mereka telah memastikan tempat di babak playoff dan datang ke laga ini dengan keunggulan 14 poin di Wilayah Timur serta selisih 10 poin dalam perburuan Supporters’ Shield, trofi bergengsi bagi tim dengan poin terbaik sepanjang musim reguler MLS.
Dampak bagi Kedua Tim
Kemenangan ini menjadi pernyataan tegas bahwa Nashville bukan hanya kuat di kandang, tetapi juga mampu tampil dominan di laga tandang. Kombinasi lini serang yang produktif dan kiper muda yang semakin matang membuat mereka menjadi salah satu tim yang paling ditakuti menjelang playoff.
Sebaliknya, Austin FC harus segera bangkit setelah tren positif delapan laga tanpa kekalahan terhenti di depan pendukung sendiri. Konsistensi di kandang menjadi pekerjaan rumah utama jika mereka ingin memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang bersaing di zona playoff.
Dengan performa yang ditunjukkan, Nashville SC kian mengukuhkan statusnya sebagai kandidat serius peraih gelar musim ini. Sementara Austin FC dituntut untuk segera mengevaluasi pertahanan mereka, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat yang menjadi senjata utama lawan pada laga ini.
Sumber Berita: Associated Press (AP)
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






