Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | FC Arouca kembali ke jalur kemenangan setelah tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Tim berjuluk Lobos itu menaklukkan Estrela da Amadora dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan kedelapan Liga Portugal di Estádio Municipal de Arouca. Kemenangan ini sekaligus menjadi debut manis bagi pelatih baru Vítor Severino, yang menggantikan Vasco Seabra selama jeda internasional.
Gol Cepat Barbero Menentukan Arah Pertandingan
Arouca membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit. Kerja sama Djouahra dan Barbero kembali berbuah manis. Winger asal Prancis-Aljazair itu mengirim umpan silang melengkung ke kotak penalti, dan Barbero menyambutnya dengan sundulan tajam yang tak mampu dihalau kiper Leonardo Linck.
Gol tersebut menjadi gol kelima Barbero di liga musim ini, sekaligus menandai assist kelima Djouahra. Penyerang asal Spanyol itu baru saja memperpanjang kontraknya dan terus membuktikan diri sebagai ujung tombak andalan Arouca. Menit kelima seolah menjadi menit keberuntungan bagi keduanya.
Estrela Menguasai Permainan, Stoica Gagal dari Titik Putih
Setelah gol cepat itu, Estrela da Amadora mengambil alih kendali pertandingan. Blok tinggi dan pressing intensif yang diterapkan anak asuh Pepa membuat Arouca kesulitan membangun serangan. Estrela semakin sering merebut bola di area pertahanan Arouca dan menciptakan peluang berbahaya.
Puncaknya terjadi menjelang akhir babak pertama. Ianis Stoica, pemain paling aktif di lini serang Estrela, mendapat hadiah penalti. Namun, eksekusinya membentur mistar gawang. Arouca pun bernapas lega dan menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0, meski secara permainan mereka lebih banyak ditekan.
Babak Kedua Berjalan Sengit
Memasuki babak kedua, pola permainan tak banyak berubah. Estrela tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Arouca mengandalkan serangan balik. Pelatih Vítor Severino memasukkan Dylan Nandín untuk menambah kedalaman serangan. Sayangnya, penyerang asal Uruguay itu kembali boros dalam penyelesaian akhir.
Pada menit ke-74, Nandín mendapat peluang emas, tetapi gagal melepaskan tembakan. Dua menit berselang, ia kembali berhadapan dengan Linck, namun tembakannya terlalu lemah dan tepat mengarah ke kiper. Peluang itu menjadi kesempatan terbaik Arouca di paruh kedua.
Hingga peluit panjang, Estrela berusaha mati-matian mengejar gol penyeimbang. Namun, lini pertahanan Arouca tampil solid dan cerdik mengulur waktu untuk mengamankan tiga poin.
Klasemen dan Jadwal Selanjutnya
Dengan hasil ini, Arouca tetap berada di peringkat kelima dengan 14 poin, sama dengan Académico de Viseu. Sementara Estrela da Amadora tertahan di posisi kesembilan dengan 10 poin.
- Arouca: 14 poin, peringkat 5
- Académico de Viseu: 14 poin, peringkat 7
- Estrela da Amadora: 10 poin, peringkat 9
Selanjutnya, Arouca akan bertandang ke Restelo menghadapi Belenenses pada debut mereka di Taça de Portugal. Setelah itu, mereka kembali ke Liga dengan lawatan ke Alverca dalam duel sesama tim berinisial FCA.
Analisis Singkat
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Vítor Severino. Meski permainan belum sepenuhnya meyakinkan, tiga poin di laga debut tetap menjadi suntikan moral. Efektivitas Barbero dan kreativitas Djouahra menjadi senjata utama Arouca musim ini. Di sisi lain, Estrela da Amadora harus segera memperbaiki penyelesaian akhir jika ingin mengangkat posisi di klasemen.
Dengan performa yang terus menunjukkan tanda-tanda perbaikan, Arouca berpotensi bersaing di papan tengah atas. Namun, konsistensi dan ketajaman lini depan tetap menjadi pekerjaan rumah bagi Severino dan staf pelatihnya.
Sumber Berita: Zerozero.pt, NotíciasdeAveiro.pt, Primeira Rádio, dan media olahraga Portugal lainnya.
Editor: Rizky Zulianda
Penulis: Muhammad Nur
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






