Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Apple dikabarkan tengah menyesuaikan rencana produksinya dengan meminta sejumlah pemasok untuk memangkas pesanan komponen iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max hingga 15 persen. Kebijakan yang berlaku pada Oktober 2026 ini menjadi sorotan karena menandai adanya perubahan proyeksi permintaan di tingkat global.
Langkah pengurangan pesanan komponen tersebut dikaitkan dengan dua faktor utama, yakni pelemahan permintaan di sejumlah pasar serta kenaikan harga memori yang turut menekan biaya produksi. Penyesuaian ini menunjukkan bahwa Apple berupaya menjaga keseimbangan antara pasokan dan kondisi pasar yang sedang bergejolak.
Pasar Tiongkok Justru Menunjukkan Tren Positif
Meski ada kabar pemangkasan pesanan, performa penjualan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Tiongkok justru memperlihatkan tren yang positif. Kondisi ini menjadi catatan tersendiri bahwa tingginya minat konsumen di satu wilayah belum tentu mencerminkan permintaan secara keseluruhan.
Estimasi yang beredar mencatat bahwa kedua perangkat tersebut terjual sekitar 1,3 juta unit selama pekan pertama ketersediaannya di Tiongkok. Angka itu disebut sekitar 15 persen lebih tinggi dibandingkan gabungan penjualan iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Gambaran Data Penjualan Awal
Berikut ringkasan data yang menjadi perhatian dalam pemberitaan ini:
- Pemangkasan pesanan komponen iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max: hingga 15 persen
- Waktu penyesuaian produksi: Oktober 2026
- Penjualan pekan pertama di Tiongkok: sekitar 1,3 juta unit
- Pertumbuhan dibanding generasi sebelumnya: sekitar 15 persen
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Produk | iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max |
| Pemangkasan pesanan | Hingga 15 persen |
| Faktor penyebab | Pelemahan permintaan dan kenaikan harga memori |
| Pasar Tiongkok | Sekitar 1,3 juta unit pada pekan pertama |
Perbedaan kondisi antara pemangkasan pesanan komponen dan penjualan yang kuat di Tiongkok menggambarkan dinamika pasar yang tidak seragam. Satu wilayah bisa mencatatkan permintaan tinggi, sementara wilayah lain mengalami pelemahan yang membuat produsen perlu menyesuaikan strategi produksinya.
Bagi industri komponen, pengurangan pesanan ini tentu membawa implikasi tersendiri, terutama dalam hal perencanaan kapasitas produksi dan pengelolaan stok. Di sisi lain, kenaikan harga memori menjadi tantangan tambahan yang harus diantisipasi oleh seluruh rantai pasok perangkat elektronik.
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






