Albania Tekuk San Marino 1-0 di Tirana, Kristjan Asllani Jadi Penentu Kemenangan Krusial

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Albania Tekuk San Marino 1-0 di Tirana, Kristjan Asllani Jadi Penentu Kemenangan Krusial

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Tim nasional Albania berhasil mengamankan tiga poin penuh saat menjamu San Marino pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 Grup C1. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Albania menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Kristjan Asllani pada menit ke-11. Laga yang digelar di Air Albania Stadium, Tirana, tersebut menjadi momen penting bagi tuan rumah untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Finlandia.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Albania langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan skuad asuhan Rolando Maran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-11. Memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan, Kristjan Asllani sukses memecah kebuntuan dan membawa Albania memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol, San Marino berusaha memperketat lini belakang untuk meredam gelombang serangan tuan rumah. Permainan berjalan cukup ketat hingga berujung pada kartu kuning bagi pemain San Marino, Filippo Fabbri, pada menit ke-38. Keunggulan 1-0 untuk Albania bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah rotasi dan penyegaran skuad. Albania memasukkan Anis Mehmeti dan Myrto Uzuni untuk menjaga intensitas serangan. Sementara itu, San Marino melakukan pergantian pemain secara massal pada menit ke-58 demi mencari gol penyama kedudukan. Kendati demikian, hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 tetap tidak berubah.

Statistik dan Dominasi Albania

Berdasarkan statistik akhir pertandingan, Albania mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 67 persen serta melepaskan 14 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Dominasi tersebut menunjukkan kualitas lini serang tuan rumah yang terus menekan pertahanan San Marino sepanjang pertandingan.

  • Penguasaan bola: Albania 67 persen
  • Tembakan: Albania 14 (7 tepat sasaran)
  • Gol: Kristjan Asllani (menit ke-11)
  • Kartu kuning: Filippo Fabbri (San Marino, menit ke-38)

Catatan Penting Jelang Laga

Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Albania di papan atas klasemen sementara UEFA Nations League. Sebelumnya, Albania mengawali perjalanan di Nations League dengan sangat baik. Tim asuhan Rolando Maran menang 2-0 atas Belarus dan kemudian menundukkan San Marino 3-0 di Serravalle. Namun, momentum tersebut terhenti ketika Albania kalah 1-2 dari Finlandia pada pertandingan ketiga.

Albania dipastikan kehilangan Etrit Berisha karena skorsing setelah mendapat kartu merah ketika menghadapi Finlandia. Sebagai gantinya, Simon Simoni dipanggil ke skuad dan berpeluang menjalani debut internasional senior. Luis Hasa juga telah kembali berlatih setelah sebelumnya mengalami sakit. Di lini depan, Rey Manaj diperkirakan kembali menjadi pilihan utama setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Finlandia.

Albania memiliki rekor sempurna saat menghadapi San Marino dengan memenangi seluruh lima pertemuan tanpa kebobolan. Bahkan, pertemuan terakhir kedua tim kurang dari dua pekan lalu berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Albania di Serravalle.

Posisi di Klasemen Grup C1

Finlandia saat ini berada di posisi teratas dengan tujuh poin, sedangkan Albania mengoleksi enam poin. Perjalanan Albania menuju promosi masih terbuka lebar karena dua dari tiga pertandingan terakhir akan dimainkan di kandang. Namun, kemenangan menjadi penting agar posisi mereka dalam persaingan menuju puncak Grup C1 tetap terjaga.

San Marino menghadapi situasi yang lebih sulit. Pada pertandingan pertama, San Marino dihancurkan Finlandia dengan skor 0-7. Kekalahan kembali terjadi pada matchday kedua ketika mereka takluk 0-3 dari Albania. Hingga matchday keempat, San Marino masih menjadi juru kunci tanpa poin dan belum mencetak gol dalam tiga pertandingan.

Kesimpulan

Kemenangan tipis 1-0 atas San Marino menjadi hasil krusial bagi Albania dalam menjaga peluang promosi di UEFA Nations League. Meski hanya menang dengan selisih satu gol, dominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan menunjukkan kualitas tuan rumah. Gol Kristjan Asllani pada menit ke-11 menjadi pembeda dalam laga ini. Sementara itu, San Marino masih harus bekerja keras untuk keluar dari keterpurukan setelah menelan kekalahan beruntun tanpa mencetak gol. Albania selanjutnya akan berusaha mempertahankan momentum positif ini pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Sumber Berita: PortalMadura.com, JawaPos.com, Progres Kepahiang

Penulis: Moch. Rizky Pratama Putra
Editor: Redaksi Olahraga