10 Rekrutan Terburuk Manchester United di Era Premier League

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

10 Rekrutan Terburuk Manchester United di Era Premier League

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Manchester United merupakan salah satu klub dengan aktivitas transfer paling agresif di Premier League. Setiap musim, dana besar digelontorkan untuk mendatangkan pemain bintang dari berbagai penjuru dunia. Namun, tidak semua rekrutan mampu memenuhi ekspektasi di Old Trafford. Sejumlah nama justru dikenang karena kegagalan, bukan prestasi.

TeamTalk baru-baru ini menyusun daftar 10 rekrutan terburuk Manchester United sepanjang era Premier League. Daftar ini menjadi cerminan bahwa besarnya biaya transfer tidak selalu berbanding lurus dengan performa di lapangan. Berikut ulasan lengkapnya.

Jadon Sancho

Didatangkan dari Borussia Dortmund pada 2021 dengan harga 73 juta poundsterling, Sancho diharapkan menjadi solusi di lini serang. Nyatanya, ia hanya mencetak 9 gol dan 6 assist dari 58 laga Premier League. Pemain asal Inggris itu akhirnya dilepas secara gratis pada akhir musim 2025/2026.

Antony

Direkrut dari Ajax pada 2022 dengan biaya 85,6 juta poundsterling, Antony gagal bersinar. Pemain asal Brasil ini hanya menambah 2 gol dari 59 laga liga berikutnya sebelum dijual ke Real Betis seharga 22,5 juta poundsterling. Selisih harga beli dan jual menjadi kerugian besar bagi klub.

Andre Onana

Dibeli dari Inter Milan pada 2023 seharga 47,2 juta poundsterling untuk menggantikan David de Gea, kiper asal Kamerun ini sering membuat kesalahan krusial. Ia akhirnya dipinjamkan ke Trabzonspor pada awal musim ketiganya.

Alexis Sanchez

Didatangkan dari Arsenal pada Januari 2018, Sanchez dianggap sebagai salah satu transfer paling mengecewakan. Ia hanya mencetak 5 gol dalam 45 penampilan di semua kompetisi, jauh dari performa terbaiknya bersama The Gunners.

Angel Di Maria

Dibeli dari Real Madrid pada 2014 seharga 59,7 juta poundsterling, performa Di Maria menurun drastis. Ia terlibat perselisihan posisi dengan manajer Louis van Gaal sebelum pindah ke PSG setelah hanya satu musim.

Bebe

Bergabung pada 2010 seharga 7,4 juta poundsterling di era Sir Alex Ferguson, Bebe hanya mencatatkan 7 penampilan. Ia lebih sering dipinjamkan karena minimnya analisis sebelum rekrutmen dilakukan.

Massimo Taibi

Didatangkan pada 1999 sebagai pengganti Peter Schmeichel, kiper asal Italia ini hanya tampil 4 kali dan kebobolan 11 gol tanpa pernah mencatatkan clean sheet. Namanya kerap disebut sebagai salah satu kiper terburuk dalam sejarah klub.

Mason Mount

Direkrut dari Chelsea pada 2023 seharga 55 juta poundsterling, perjalanan Mount terhambat masalah kebugaran. Ia absen dalam 70 pertandingan selama tiga musim pertamanya di Old Trafford.

Manuel Ugarte

Bergabung dari Paris Saint-Germain pada 2024 dengan biaya awal 42 juta poundsterling ditambah bonus 8,4 juta poundsterling, Ugarte masuk dalam daftar rekrutan gagal. Ia belum mampu menunjukkan konsistensi di lini tengah.

Donny van de Beek

Melengkapi daftar, Van de Beek hanya menjadi starter dalam 4 pertandingan Premier League pada musim debutnya. Ia kesulitan mendapatkan tempat reguler di skuad utama.

Daftar ini menunjukkan bahwa strategi rekrutmen Manchester United dalam beberapa tahun terakhir perlu dievaluasi. Besarnya investasi tidak menjamin kesuksesan jika tidak diimbangi dengan analisis mendalam, kecocokan taktik, dan adaptasi pemain terhadap budaya klub.

Beberapa nama di atas masih memiliki kesempatan memperbaiki karier di tempat lain, sementara yang lain telah menjadi pelajaran berharga bagi manajemen. Ke depan, penggemar berharap klub lebih cermat dalam memilih pemain agar tidak mengulangi kesalahan serupa.