Viral Ajudan TNI AL Kawal Arya Wedakarna di Thailand, Mabes TNI Lakukan Investigasi

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Viral Ajudan TNI AL Kawal Arya Wedakarna di Thailand, Mabes TNI Lakukan Investigasi

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 September 2026 | Kehadiran anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Arya Wedakarna, dalam sebuah acara di Thailand baru-baru ini memicu polemik di tanah air. Musababnya, beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Arya Wedakarna didampingi oleh seorang pria berseragam TNI Angkatan Laut (AL) saat menghadiri acara yang diduga sebagai kontes kecantikan transgender.

Investigasi Internal TNI Terkait Pengawalan

Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Mabes TNI melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran mendalam. Nas menyatakan bahwa setiap penugasan personel TNI memiliki mekanisme serta aturan yang ketat. Apabila ditemukan adanya prosedur yang dilanggar dalam pengawalan tersebut, TNI memastikan akan melakukan evaluasi secara tegas.

Senada dengan Mabes TNI, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, mengonfirmasi bahwa sosok pria dalam video tersebut memang benar merupakan prajurit di bawah komandonya. Berdasarkan informasi awal, prajurit tersebut telah ditugaskan sebagai ajudan Arya Wedakarna sejak satu tahun lalu berdasarkan permohonan resmi yang diajukan.

Pihak Lanal Denpasar saat ini tengah mendalami apakah terdapat pelanggaran disiplin atau prosedur dalam penugasan ajudan tersebut di luar negeri. Kolonel Ary menegaskan bahwa jika nantinya ditemukan bukti pelanggaran hukum atau penyalahgunaan wewenang, pihaknya tidak akan segan untuk menindaklanjuti prajurit yang bersangkutan sesuai dengan prosedur hukum militer yang berlaku.

Penjelasan Arya Wedakarna

Di sisi lain, Arya Wedakarna memberikan klarifikasi terkait kehadirannya di Thailand. Politikus yang juga dikenal sebagai tokoh budaya Bali ini menepis anggapan bahwa dirinya hadir dalam kapasitas resmi anggota DPD RI. Ia menjelaskan bahwa tujuannya ke Thailand adalah untuk memenuhi undangan menerima penghargaan sebagai tokoh budaya serta menghadiri peluncuran video promosi pariwisata Bali Barat.

Arya menekankan bahwa dalam tradisi di Bali, pemberian dan penerimaan penghargaan adalah hal yang lumrah dilakukan lintas kalangan. Ia mengaku menghargai pihak-pihak yang memberikan apresiasi atas kontribusinya dalam mempromosikan keindahan alam dan budaya Bali di kancah internasional. Nama Arya Wedakarna sendiri memang kerap menjadi sorotan publik, mengingat rekam jejaknya yang panjang sebagai akademisi, tokoh masyarakat, hingga kiprahnya di dunia hiburan sebelum terjun ke dunia politik.

Langkah Ke Depan

Hingga saat ini, proses investigasi oleh pihak TNI masih terus berjalan. Publik menanti hasil pemeriksaan terkait status penugasan ajudan tersebut dan apakah kehadiran prajurit TNI di acara internasional yang bersifat privat atau hiburan tersebut melanggar ketentuan netralitas serta disiplin militer.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi instansi militer dalam meninjau kembali mekanisme penugasan personel sebagai ajudan pejabat publik, terutama menyangkut batasan tugas dan etika seragam di ruang publik internasional. Kedisiplinan dan citra institusi TNI menjadi poin utama yang kini tengah dievaluasi oleh jajaran pimpinan terkait untuk memastikan tidak ada lagi kerancuan prosedur di masa mendatang.