Tim Verifikasi Lapangan Sambangi Desa Barimbun untuk Lomba Desa Berkinerja Baik Nasional

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Tim Verifikasi Lapangan Sambangi Desa Barimbun untuk Lomba Desa Berkinerja Baik Nasional

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 24 September 2026 | Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa Berkinerja Baik (DBB) tingkat Nasional mengunjungi Desa Barimbun, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, pada Kamis pagi (24/9). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian untuk menentukan hasil akhir lomba yang berfokus pada pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Tim yang terdiri dari perwakilan Balai Gizi Nasional, Kementerian Desa dan PDTT, serta Sekretariat Negara tersebut melakukan pemeriksaan dan verifikasi kevalidan data selama kurang lebih dua jam. Verifikasi ini menjadi tahap penting sebelum dewan juri menetapkan pemenang tingkat nasional.

Ketua Tim Verifikasi Lapangan dari Kementerian Desa dan PDTT, Novita Nurfajria, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar verifikasi lapangan tidak hanya mempertahankan kinerja dan inovasi yang sudah ada, tetapi juga mampu menjadi inspirasi praktik baik bagi desa lain di Kabupaten Tabalong.

Setelah melakukan verifikasi data, tim juga meninjau langsung inovasi unggulan Desa Barimbun, yaitu Gemar Menari (Gerakan Menanam Sayur Sendiri). Inovasi ini merupakan strategi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting berbasis kemandirian pangan keluarga di Desa Barimbun.

Kepala Desa Barimbun, Arie Kurniawan, berharap agar setelah melewati masa penilaian dari tim verifikasi lapangan, desanya dapat memberikan hasil maksimal di tingkat Nasional Regional II. Ia menyerahkan sepenuhnya penentuan hasil akhir kepada tim verifikasi pusat.

“Kita sama-sama berdoa, mohon doanya agar Desa Barimbun Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong bisa memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Lomba Desa Berkinerja Baik tingkat nasional ini menjadi ajang bagi desa-desa untuk menunjukkan capaian dalam berbagai program pembangunan, khususnya percepatan penurunan stunting. Desa Barimbun sendiri telah mengembangkan pendekatan berbasis kemandirian pangan keluarga melalui Gerakan Menanam Sayur Sendiri sebagai upaya nyata dalam mendukung program tersebut.