Gayatri Putri News – 26 September 2026 | Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa terus berlanjut hingga memasuki hari ke-13. Tim SAR Gabungan kembali mencatatkan perkembangan signifikan dengan menemukan sejumlah korban tambahan, baik dari dalam bangkai kapal maupun di wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
Hingga pukul 12.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 160 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, sementara 52 orang lainnya meninggal dunia. Perkembangan ini menjadi titik terang di tengah upaya pencarian yang masih menyisakan sejumlah korban belum ditemukan.
Evakuasi dari Dalam Bangkai Kapal
Tim Penyelam Gabungan Basarnas berhasil mengevakuasi lima korban dari dalam bangkai kapal. Seluruh korban tersebut kemudian dibawa ke KN SAR Kamajaya dan KRI I Gusti Ngurah Rai sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor.
Selain temuan dari bangkai kapal, Tim SAR Gabungan juga menemukan lima korban lain di wilayah Kalimantan Tengah. Rinciannya, tiga korban ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, sedangkan dua korban lainnya ditemukan di Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Penanganan Korban dan Proses Identifikasi
Para korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Sukamara sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Langkah ini diambil untuk penanganan lebih lanjut sekaligus proses identifikasi agar kepastian identitas korban dapat segera diberikan kepada keluarga.
Dengan demikian, pada perkembangan operasi hari ke-13 tersebut, sepuluh korban kembali ditemukan. Jumlah itu terdiri dari lima korban hasil penyelaman di bangkai kapal dan lima korban yang ditemukan di wilayah Sukamara serta Seruyan.
Operasi SAR Terus Diintensifkan
Pencarian masih terus dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari penyelaman, penyisiran permukaan, hingga dukungan udara dengan mengerahkan seluruh sumber daya SAR yang tersedia. Upaya ini difokuskan untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i menegaskan bahwa seluruh unsur SAR akan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Ia memastikan setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti.
“Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Syafi’i.
Hingga kini, tim gabungan masih bersiaga di lokasi operasi. Masyarakat diharapkan turut memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar wilayah pesisir maupun perairan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





