Gayatri Putri News – 04 September 2026 | Klub raksasa asal Yunani, Panathinaikos, tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer musim panas 2026. Langkah strategis dilakukan manajemen klub demi memperkuat daya saing tim di kancah domestik maupun kompetisi Eropa. Salah satu langkah paling mencolok adalah kembalinya gelandang tim nasional Maroko, Azzedine Ounahi, ke Athena dengan kontrak permanen berdurasi empat tahun.
Kembalinya Sang Maestro Lini Tengah
Azzedine Ounahi bukan sosok asing bagi pendukung Panathinaikos. Pemain berusia 26 tahun ini sempat menjalani masa peminjaman yang sukses pada musim 2024-2025, di mana ia mencatatkan 37 penampilan dengan kontribusi lima gol dan tujuh assist. Setelah sempat memperkuat Girona FC selama satu musim, Ounahi akhirnya memutuskan untuk kembali dan mengikat komitmen jangka panjang bersama klub Yunani tersebut.
Keputusan ini disambut positif oleh para pendukung, mengingat rekam jejak Ounahi yang mentereng di panggung internasional. Sebagai pilar penting tim nasional Maroko, ia menjadi salah satu aktor kunci dalam sejarah perjalanan Atlas Lions hingga mencapai perempat final Piala Dunia 2026. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan stabilitas dan kreativitas di lini tengah Panathinaikos selama empat musim ke depan.
Dinamika Transfer Pemain di Panathinaikos
Selain kedatangan Ounahi, Panathinaikos juga aktif dalam mendatangkan talenta-talenta segar dari berbagai liga top Eropa. Salah satu rekrutan anyar yang cukup menyita perhatian adalah Inaki Pena. Penjaga gawang jebolan akademi Barcelona ini resmi bergabung dengan Panathinaikos setelah ditebus seharga 3 juta euro dengan durasi kontrak tiga tahun. Kepindahan Pena menjadi bagian dari gelombang eksodus pemain muda berbakat dari Camp Nou pada musim panas 2026.
Di sisi lain, Panathinaikos juga harus merelakan kepergian beberapa pilar mereka ke klub lain. Anass Zaroury, gelandang asal Maroko yang sempat menjadi andalan di sektor tengah, resmi dilepas ke Columbus Crew setelah mencatatkan 16 penampilan sebagai starter musim ini. Kepergian Zaroury menjadi bagian dari penyesuaian komposisi pemain yang dilakukan klub untuk menyeimbangkan neraca skuad.
Inovasi di Luar Lapangan
Tidak hanya fokus pada pergerakan pemain, Panathinaikos juga terus berupaya meningkatkan standar profesionalisme di lingkungan klub. Hal ini sejalan dengan semangat yang digaungkan oleh mantan pemain mereka, Andreas Glyniadakis, yang kini memimpin program Players Experience di FIBA. Fokus pada kesejahteraan atlet, mulai dari akomodasi, nutrisi, hingga fasilitas pemulihan, menjadi standar baru yang mulai diterapkan oleh klub-klub besar di Eropa, termasuk mereka yang berbasis di Athena.
Secara keseluruhan, aktivitas Panathinaikos di bursa transfer kali ini menunjukkan ambisi besar untuk tetap kompetitif di papan atas. Dengan mengintegrasikan pengalaman pemain bintang seperti Ounahi dan melakukan peremajaan skuad melalui pemain bertalenta seperti Inaki Pena, klub ini berada di jalur yang tepat untuk menghadapi tantangan musim 2026-2027. Stabilitas manajemen dan visi jangka panjang akan menjadi kunci bagi Panathinaikos untuk kembali meraih kejayaan di level tertinggi sepak bola Yunani.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






