Gayatri Putri News – 29 September 2026 | Persela Lamongan kembali menunjukkan tajinya di ajang Pegadaian Championship 2026/2027. Menjamu PSBS Biak di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (27/9/2026), Laskar Joko Tingkir tampil menggila dengan kemenangan telak 6-0. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa Persela Lamongan vs PSBS Biak bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pesta gol yang mempertegas dominasi tuan rumah di Grup B.
Jalannya Pertandingan: Enam Gol Tanpa Balas
Sejak menit awal, Persela langsung mengambil inisiatif serangan. Kushedya Hari Yudo membuka keunggulan pada menit ke-12. Tidak butuh waktu lama, Juninho Cabral menggandakan skor pada menit ke-23. Pemain asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-28, sebelum Yudo menutup babak pertama dengan gol keduanya pada menit ke-39. Keunggulan 4-0 membuat Persela semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Di babak kedua, PSBS Biak berusaha bangkit, namun kokohnya lini belakang Persela membuat mereka kesulitan menembus pertahanan. Caique Souza menambah keunggulan pada menit ke-80, dan kapten tim Dendy Sulistyawan melengkapi pesta gol pada masa tambahan waktu menit 90+1. Skor akhir 6-0 untuk kemenangan Persela Lamongan.
Rekor Clean Sheet dan Tren Positif
Kemenangan ini semakin spesial karena Persela belum sekalipun kebobolan dalam tiga laga awal. Sebelumnya, mereka mengalahkan Persis Solo 2-0 dan Persiba Balikpapan 1-0. Dengan tambahan tiga poin, Persela kini mengoleksi 8 poin dan bertengger di posisi kedua klasemen sementara Grup B, hanya terpaut tipis dari pemuncak klasemen.
Pelatih Persela, Bima Sakti, menyebut kemenangan ini sebagai buah kerja keras seluruh pemain. “Alhamdulillah kami bisa mendapatkan tiga poin, itu yang terpenting. Mengenai jumlah gol, kami berusaha saja dari menit ke menit dan alhamdulillah bisa cetak enam gol,” ujarnya. Meski demikian, Bima Sakti menegaskan masih ada evaluasi, terutama di sektor penyerangan jelang laga tandang mendatang.
PSBS Biak Terpuruk di Dasar Klasemen
Di pihak lawan, pelatih PSBS Biak, Miskardi Hamin, mengakui keunggulan kualitas pemain Persela. Tim Badai Pasifik yang didominasi pemain muda tanpa pilar asing kesulitan mengimbangi permainan udara dan perpindahan bola cepat Laskar Joko Tingkir. “Pemain kita kalah postur dan tidak ada pemain asing, tapi mereka sudah berjuang sekuat tenaga. Kualitas Persela memang di atas kita,” jelas Miskardi.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi PSBS Biak, setelah sebelumnya dilumat Deltras FC 0-5 dan takluk 0-7 dari Persis Solo. Tim Badai Pasifik kini tertahan di dasar klasemen Grup B dengan raihan minus 4 poin.
Jadwal Berikutnya: Barito Putera vs Persela Lamongan
Persela Lamongan akan menghadapi ujian berat berikutnya. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Minggu (4/10/2026) pukul 16.30 WITA. Laga ini menjadi kesempatan bagi Persela untuk menjaga tren positif dan mempertahankan rekor belum kebobolan.
Barito Putera saat ini berada di peringkat lima klasemen Grup B dengan koleksi 4 poin usai ditahan imbang Kendal Tornado FC 2-2. Tiket pertandingan Barito Putera vs Persela Lamongan sudah dapat dibeli melalui aplikasi PLN Mobile sejak 27-29 September 2026. Harga tiket dibagi menjadi dua kategori, yaitu Ekonomi Timur (Tertutup) Rp50.000 dan Ekonomi Selatan/Utara Rp40.000.
Statistik Singkat Persela Lamongan di Tiga Laga Awal
- Laga 1: Persela 2-0 Persis Solo
- Laga 2: Persela 1-0 Persiba Balikpapan
- Laga 3: Persela 6-0 PSBS Biak
- Total gol: 9
- Kebobolan: 0
- Poin: 8
Dengan performa impresif ini, Persela Lamongan semakin diunggulkan untuk melaju jauh di Liga 2 Championship. Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai ketika mereka bermain di kandang lawan. Konsistensi dan ketajaman lini depan akan menjadi kunci untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen.
Kemenangan besar atas PSBS Biak menjadi sinyal kuat bahwa Persela Lamongan serius menargetkan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dukungan suporter setia Laskar Joko Tingkir pun diharapkan terus mengalir, baik di kandang maupun tandang. Jika mampu mempertahankan performa apik ini, bukan tidak mungkin Persela akan kembali menorehkan sejarah gemilang di dunia sepak bola nasional.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





