Gayatri Putri News – 07 September 2026 | Situasi pelik tengah menyelimuti Willem II di awal musim Eredivisie 2026/2027. Tim yang bermarkas di Koning Willem Stadion tersebut kembali menelan hasil minor setelah takluk telak 0-3 dari Excelsior pada laga pekan kelima yang berlangsung Minggu, 6 September 2026. Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk Willem II yang hingga kini belum mampu mencatatkan kemenangan perdana.
Dalam pertandingan tersebut, bek tim nasional Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali dipercaya untuk turun sejak menit pertama. Bermain penuh selama 90 menit di posisi bek kiri, Nathan berusaha keras menggalang pertahanan timnya. Namun, soliditas lini belakang yang ia kawal tetap tak mampu membendung agresivitas para pemain Excelsior yang tampil dominan sepanjang laga.
Dominasi Total Excelsior di Koning Willem Stadion
Excelsior tampil sangat efektif sejak peluit babak pertama dibunyikan. Tim tamu hanya membutuhkan waktu delapan menit untuk membungkam publik tuan rumah. Berawal dari pergerakan Irakli Yegoian di sisi kiri, umpan silang akurat dilepaskan dan disambut dengan dingin oleh David Garden di tiang dekat. Skor 1-0 untuk keunggulan Excelsior bertahan cukup lama sebelum tim tamu menambah keunggulan mereka.
Pada menit ke-33, kelemahan Willem II dalam mengantisipasi bola mati menjadi petaka. Sepak pojok yang dieksekusi oleh Simon Janssen berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Maxime Delanghe melalui sundulan terarah yang gagal dijangkau kiper tuan rumah. Keunggulan 0-2 bagi Excelsior pun menutup jalannya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Willem II mencoba melakukan sejumlah perubahan taktis untuk mengejar ketertinggalan. Meski Nathan Tjoe-A-On terus menunjukkan dedikasi tinggi dengan melakukan beberapa aksi defensif penting, serangan balik Excelsior tetap menjadi ancaman nyata. Puncaknya pada menit ke-85, Irakli Yegoian kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan panjang dari kiper Stijn van Gassel. Yegoian melakukan tusukan dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras yang memastikan kemenangan telak 0-3 bagi tim tamu.
Dampak bagi Klasemen Eredivisie
Hasil negatif ini menempatkan Willem II dalam posisi yang sangat mengkhawatirkan. Dari lima pertandingan yang telah dijalani, mereka baru mampu mengumpulkan satu poin, yang membuat mereka harus tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara. Sebaliknya, kemenangan ini membawa Excelsior melesat ke peringkat keempat dengan koleksi sembilan poin, sekaligus mempertegas ambisi mereka di papan atas liga musim ini.
Bagi Willem II, tantangan berat sudah menanti di depan mata. Selain harus segera membenahi performa kolektif tim, mereka juga harus menghadapi jadwal padat dengan skuad yang sedang berjuang mencari ritme permainan terbaik. Absennya sejumlah pemain kunci di berbagai klub Eredivisie akibat cedera, seperti Aaron Bouwman di Ajax, juga menjadi pengingat bagi setiap tim mengenai pentingnya kedalaman skuad dalam mengarungi kompetisi yang ketat.
Keterpurukan Willem II yang semakin dalam ini menuntut evaluasi menyeluruh dari jajaran pelatih. Meskipun Nathan Tjoe-A-On telah memberikan performa individu yang konsisten dengan bermain penuh, dukungan dari rekan setim di lini tengah dan depan menjadi krusial untuk mengubah nasib tim dalam pertandingan-pertandingan mendatang. Jika tidak segera bangkit, ancaman degradasi akan terus menghantui klub tersebut sepanjang musim.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






