Modric Awet Muda, Kroasia Menang Dramatis 2-1 atas Ceko di Nations League

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Modric Awet Muda, Kroasia Menang Dramatis 2-1 atas Ceko di Nations League

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Timnas Kroasia membuka perjalanan mereka di UEFA Nations League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas tuan rumah Republik Ceko. Duel yang berlangsung di Stadion Fortuna Arena, Praha, Sabtu waktu setempat, menjadi panggung bagi Luka Modric yang kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka.

Modric Kembali Bersinar di Usia 41 Tahun

Gelandang veteran berusia 41 tahun itu membuka keunggulan Kroasia dua menit setelah babak kedua dimulai. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal dijangkau kiper Ceko, Lukas Hornicek, sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit ke-47.

Gol tersebut terasa istimewa bagi Modric karena mengingatkan pada momen dua dekade silam. Pada 2006, dalam laga pertama Slaven Bilic sebagai pelatih Kroasia, Modric muda mencetak gol dalam kemenangan terkenal 2-0 atas Italia di Livorno. Kini, saat Bilic kembali menangani Vatreni, sejarah seolah terulang.

“Senang bisa mencetak gol lagi, saya bahagia. Saya mencetak gol, kalau saya tidak salah, pada debut Slaven, gol melawan Italia. Sekarang dia kembali, dan saya mencetak gol lagi, itu tidak buruk. Tentu saja, saya lebih bahagia karena kemenangan ini,” ujar Modric.

Ceko Sempat Bangkit Lewat Karabec

Kroasia sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Luka Sucic mendapat peluang pertama, namun sepakannya masih melebar dari sasaran. Petar Sucic juga mengancam melalui tembakan keras di dalam kotak penalti, tetapi Hornicek mampu mengamankannya. Igor Matanovic pun memiliki kesempatan, meski tembakannya belum mengarah tepat ke gawang.

Namun, tuan rumah tidak tinggal diam. Tujuh menit setelah gol Modric, Adam Karabec memanfaatkan umpan Adam Hlozek dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-54. Ceko bahkan sempat berpeluang berbalik unggul melalui Matej Radosta, tetapi tendangannya melambung jauh di atas mistar.

Pasalic Jadi Penentu Kemenangan

Kroasia akhirnya kembali unggul pada menit ke-77. Umpan yang dikirimkan Ivan Perisic disambut sundulan Mario Pasalic dan membobol gawang Ceko, mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat Kroasia menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup C Liga 1 UEFA Nations League dengan tiga poin dari satu laga, sementara Republik Ceko berada di posisi juru kunci.

Modric Soroti Konsistensi Permainan

Meski meraih tiga poin, Modric tetap jujur menilai penampilan timnya. Ia menyoroti hilangnya ketenangan setelah Ceko menyamakan kedudukan.

“Kemenangan yang sangat penting. Penting bagi kami untuk memulai dengan poin dan pada saat yang sama memberi pelatih baru kemenangan. Ada banyak hal bagus, begitu juga hal-hal yang tidak bagus, terutama setelah gol penyama kedudukan mereka,” katanya.

“Kami mengubah pertandingan menjadi laga yang naik-turun, yang tidak cocok untuk kami. Pada akhirnya, kemenangan itu penting, sekarang kami harus beralih ke pertandingan-pertandingan berikutnya,” tambahnya.

Era Baru di Bawah Slaven Bilic

Kembalinya Bilic ke kursi pelatih menghidupkan kembali ruang ganti Kroasia. Modric mencatat bahwa kehadiran pelatih baru secara alami meningkatkan intensitas di antara para pemain yang ingin membuktikan nilai mereka.

Dengan perpaduan veteran legendaris dan talenta muda seperti Josko Gvardiol serta Luka Vuskovic, skuad Kroasia tengah berada dalam fase evolusi. Fokus berikutnya adalah menyempurnakan sistem sebelum menghadapi lawan-lawan elite.

Hasil Lain di Nations League

Pada laga lain di UEFA Nations League A, Spanyol meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Inggris di Stadion Wembley. La Roja sempat tertinggal, namun gol Alex Baena dan Mikel Oyarzabal memastikan kemenangan Spanyol, sekaligus menjadi awal positif bagi mereka di kompetisi ini.

Kemenangan atas Ceko menjadi modal berharga bagi Kroasia dalam mengarungi fase grup. Meski masih ada kekurangan, kombinasi pengalaman Modric dan semangat baru di bawah Bilic memberi harapan besar bagi Vatreni untuk melangkah jauh di UEFA Nations League musim ini.