Mika Godts Buka Rekening Gol untuk Belgia di Italia, Sinyal Kebangkitan Setelah Tersisih dari Piala Dunia

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Mika Godts Buka Rekening Gol untuk Belgia di Italia, Sinyal Kebangkitan Setelah Tersisih dari Piala Dunia

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 27 September 2026 | Mika Godts akhirnya membuka rekening golnya bersama Timnas Belgia. Penyerang sayap berusia 21 tahun itu mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 atas Italia pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/2027 di Stadio Olimpico, Roma, Jumat (25/9/2026) waktu setempat. Gol tersebut menjadi momen pembuktian bagi pemain yang sempat absen dari skuad Piala Dunia beberapa bulan sebelumnya.

Godts tampil sebagai starter dalam debut resmi Mark van Bommel sebagai pelatih kepala Belgia. Kepercayaan yang diberikan Van Bommel dibayar tuntas oleh pemain milik Paris Saint-Germain itu melalui aksi individu yang memukau pada menit ke-20. Ia menerima umpan dari Kevin De Bruyne di sisi kiri, melakukan cutting inside, lalu melewati dua bek Italia, Gianluca Mancini dan Diego Coppola, sebelum melepaskan tembakan yang menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma.

“Scoren is altijd top, zeker de eerste voor je land. Dat is een grote eer,” ujar Godts kepada Sporza setelah pertandingan, yang berarti mencetak gol selalu luar biasa, apalagi gol pertama untuk negara. Ia juga mengaku menikmati permainan dan merasa nyaman dengan gaya Van Bommel yang memberinya kebebasan berkreasi di lini serang.

Van Bommel sendiri dikabarkan memberikan instruksi sederhana namun efektif kepada Godts. “Di lini serang, dia hanya mengatakan kepada saya untuk melakukan dribel dan terus melakukannya meskipun tidak selalu berhasil,” ungkap Godts. Kebebasan itu membuatnya tampil percaya diri dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di laga tersebut.

Kemenangan Bersejarah Belgia atas Italia

Kemenangan 2-0 ini tercatat sebagai kemenangan kelima Belgia atas Italia dari 27 pertemuan sejak 1952. Gol kedua Belgia dicetak oleh Dodi Lukebakio pada menit ke-69 setelah memanfaatkan umpan Charles De Ketelaere, melewati Sandro Tonali dan Daniel Maldini, lalu menembak dari luar kotak penalti.

Sebelum laga ini, Belgia terakhir kali mengalahkan Italia pada 13 November 2015 dengan skor 3-1 dalam laga uji coba di Koning Boudewijnstadion. Kemenangan di Roma ini pun menjadi sinyal kebangkitan bagi generasi baru Rode Duivels di bawah komando Van Bommel.

Bayang-bayang Piala Dunia dan Persaingan dengan Doku

Godts tidak menampik bahwa absennya dirinya dari Piala Dunia masih menyisakan rasa kecewa. Namun, ia memilih untuk tidak menyalahkan keputusan pelatih sebelumnya, Rudi Garcia. “Of het een vergissing was dat ik er niet was? Dat wil ik niet zeggen. Maar ik heb al vaak gezegd dat het me hongerig maakt. Ik heb geen invloed op de keuze van de coach,” ujarnya.

Pemain yang bergabung dengan PSG dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2026 ini juga menyadari beratnya persaingan di posisi sayap kiri Belgia. Jeremy Doku dari Manchester City menjadi kompetitor utama, ditambah Leandro Trossard yang juga absen di laga melawan Italia. “Ik probeer elke concurrentie aan te gaan. Dat is ook waarom ik de stap gezet heb die ik gezet heb,” tegasnya.

Adaptasi di Paris Saint-Germain

Performa gemilang di Roma kontras dengan awal kariernya di PSG. Sejak tiba di Paris, Godts belum pernah menjadi starter dan baru mengumpulkan 144 menit bermain di semua kompetisi. Media Prancis, L’Équipe, menyebut proses integrasinya berjalan “dengan langkah kecil”, meski klub menilai profilnya sesuai dengan kebutuhan tim.

Pada debutnya di Ligue 1 melawan Rennes, Godts sempat terlibat dalam reaksi Paris Saint-Germain di babak kedua, meski tidak mampu mencuri perhatian dari Ferran Torres yang mencetak dua gol. Laga melawan Italia bisa menjadi titik balik simbolis bagi pemain yang sempat dianggap belum menemukan ritme terbaiknya.

Jadwal Selanjutnya

Belgia dan Italia dijadwalkan bertemu kembali di Koning Boudewijnstadion, Brussels, pada 15 November 2026 untuk melanjutkan fase grup UEFA Nations League 2026/2027. Pertemuan kedua ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi Belgia dan juga bagi Godts yang berpeluang kembali dipercaya Van Bommel.

Dengan satu gol dan penampilan meyakinkan di Roma, Mika Godts telah mengirim pesan jelas bahwa ia siap bersaing di level tertinggi. Namun, seperti yang ia sendiri katakan, satu laga bagus bukanlah jaminan. “Dit was een mooie eerste wedstrijd, maar we moeten nu rustig blijven,” pungkasnya. Perjalanan panjang masih menanti, baik di level klub maupun negara, dan Godts tampaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan apa pun.