Gayatri Putri News – 05 September 2026 | Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI melakukan kunjungan kerja ke kantor BPBD Kabupaten Tabalong pada Jumat, 4 September 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta menyosialisasikan pentingnya pencegahan bencana Karhutla hingga ke lapisan masyarakat terbawah.
Delegasi Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho menekankan bahwa penanganan kebakaran lahan tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh satu pihak. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah dari ancaman kebakaran.
Dalam pertemuan tersebut, pihak BPBD Tabalong memaparkan data kondisi lapangan sebagai berikut:
- Total luas lahan terdampak Karhutla mencapai 184 hektare lebih.
- Kondisi saat ini dinyatakan relatif terkendali.
- Catatan tiga hari terakhir menunjukkan nihil kejadian kebakaran lahan di wilayah tersebut.
Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho mengapresiasi proaktifnya BPBD Tabalong dalam menyebarkan edukasi bahaya kebakaran kepada masyarakat, termasuk ke lingkungan sekolah. Ia menyatakan bahwa membangun sistem edukasi yang efektif sangat penting agar kesadaran kolektif masyarakat meningkat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong, Haris Fahrozi, menyambut positif kunjungan ini. Selain bertukar informasi, tim Mabes TNI juga meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana milik BPBD, mulai dari peralatan pemadam hingga kesiapan logistik di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu memantapkan langkah preventif dalam menghadapi potensi ancaman Karhutla di masa mendatang.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






