Karier Internasional Leandro Paredes di Ujung Tanduk Usai Sanksi Berat FIFA

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Karier Internasional Leandro Paredes di Ujung Tanduk Usai Sanksi Berat FIFA

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 September 2026 | Dunia sepak bola internasional dikejutkan dengan sinyal pensiun dini yang diberikan oleh gelandang asal Argentina, Leandro Paredes. Pemain berusia 32 tahun ini mengaku sedang mempertimbangkan untuk gantung sepatu dari tim nasional menyusul sanksi berat yang dijatuhkan kepadanya oleh FIFA.

Paredes dijatuhi larangan bermain dalam 10 pertandingan setelah terlibat dalam insiden keributan pasca kekalahan Argentina di final Piala Dunia melawan Spanyol. Dalam insiden tersebut, Paredes kedapatan mendorong bintang Spanyol, Gavi, hingga jatuh ke lantai. Tindakan tersebut memicu investigasi mendalam yang berujung pada tiga tuduhan penyerangan dari otoritas sepak bola dunia.

Dalam sebuah pernyataan, mantan pemain Zenit St. Petersburg ini mengungkapkan rasa frustrasinya terkait durasi hukuman yang ia terima. Paredes merasa sanksi tersebut sangat berlebihan dan tidak adil, terutama karena ia merasa Gavi juga melakukan kontak fisik kepadanya yang tidak mendapatkan hukuman setimpal. Saat ini, pihak Paredes tengah berupaya mengajukan banding atas keputusan disipliner tersebut.

Refleksi Karier dan Masa Depan di Tim Nasional

Selain faktor sanksi, Paredes mengakui bahwa keputusan Lionel Messi untuk pensiun dari tim nasional Argentina juga berdampak besar pada motivasinya. Baginya, melanjutkan perjalanan bersama tim nasional tanpa kehadiran sosok ikonik seperti Messi akan terasa sangat berbeda dan sulit untuk dijalani. Hingga saat ini, Paredes tercatat telah mengoleksi 84 penampilan untuk negaranya sejak debut pada tahun 2017.

Paredes, yang memiliki rekam jejak karier di berbagai klub besar Eropa seperti Roma, PSG, Juventus, dan Zenit, kini berada di persimpangan jalan. Ia belum melakukan pembicaraan formal dengan pelatih Lionel Scaloni mengenai masa depannya, namun ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil dalam waktu dekat setelah mempertimbangkan semua aspek yang ada.

Dinamika Kompetisi Sepak Bola Global

Di sisi lain, dunia sepak bola terus bergulir dengan intensitas tinggi. Nama Zenit kembali menjadi sorotan dalam konteks kompetisi, meskipun kali ini melalui catatan sejarah pertemuan mereka di Liga Champions. Pada tahun 2019, Zenit pernah merasakan ketatnya persaingan Eropa saat menghadapi RB Leipzig di Red Bull Arena. Dalam laga tersebut, meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Yaroslav Rakitskiy, Zenit akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui gol Konrad Laimer dan Marcel Sabitzer.

Selain level kompetisi tertinggi, sepak bola domestik di Rusia juga tetap berjalan. Pertandingan antara FK Shumbrat Saransk melawan Zenit Pz dalam ajang Football National League 2 menjadi bukti bahwa geliat sepak bola di Rusia terus berlanjut di berbagai tingkatan. Dinamika ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan pengaruh klub seperti Zenit dalam sejarah sepak bola, baik di kancah domestik maupun internasional.

Pada akhirnya, nasib Leandro Paredes kini bergantung pada proses banding yang sedang diajukan. Keputusan untuk pensiun dari panggung internasional akan menjadi kehilangan besar bagi Argentina, mengingat kontribusinya yang panjang sejak 2017. Namun, dengan situasi yang kian kompleks, para penggemar sepak bola dunia kini hanya bisa menunggu kepastian apakah sang gelandang akan kembali merumput dengan seragam tim nasional atau justru memilih untuk mengakhiri pengabdiannya lebih cepat dari yang diperkirakan.