Gayatri Putri News – 17 September 2026 | Genoa C.F.C. akhirnya berhasil memutus tren negatif mereka setelah meraih kemenangan krusial atas F.C. Südtirol-Alto Adige dalam laga putaran kedua Coppa Italia 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris pada Selasa, 15 September 2026 tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0 bagi keunggulan tuan rumah, berkat aksi heroik Johan Vasquez di menit-menit akhir.
Pertandingan ini menjadi panggung pembuktian bagi skuad asuhan Daniele De Rossi yang sebelumnya berada di bawah tekanan besar. Genoa datang ke laga ini dengan catatan kurang memuaskan di kompetisi Serie A, di mana mereka belum sekalipun mencicipi kemenangan dalam empat laga pembuka. Kemenangan atas Sudtirol pun menjadi napas segar sekaligus modal berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain di depan pendukung setianya.
Jalannya Pertandingan yang Alot
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Genoa mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, lini pertahanan Sudtirol tampil cukup disiplin dan mampu meredam setiap upaya yang dibangun oleh lini depan Il Grifone. Hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka kacamata, mencerminkan kebuntuan taktis yang terjadi di lapangan.
Memasuki babak kedua, pelatih Genoa melakukan rotasi strategis untuk memecah kebuntuan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan demi menyegarkan lini serang:
- Menit 61: Masuknya Stephan El Shaarawy dan Lorenzo Colombo.
- Menit 68: Junior Messias diturunkan untuk menambah daya dobrak.
- Jelang akhir laga: Johan Vasquez dan Hamed Traore masuk sebagai penyegaran terakhir.
Strategi pergantian pemain tersebut terbukti jitu. Pada menit ke-87, Johan Vasquez muncul sebagai pembeda. Memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan, Vasquez sukses mencetak gol tunggal yang mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga wasit mengakhiri pertandingan pada menit ke-90+4.
Masa Depan di Kompetisi Coppa Italia
Kemenangan tipis ini memastikan langkah Genoa untuk melaju ke babak berikutnya. Hasil positif ini sangat krusial, mengingat Genoa memiliki target ambisius untuk melangkah lebih jauh di ajang piala domestik. Dengan hasil ini, Genoa kini menanti lawan tangguh di babak 16 besar, yakni Inter Milan, dalam laga yang diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi tim.
Di sisi lain, bagi Sudtirol, kekalahan ini tentu mengecewakan namun memberikan pelajaran berharga. Meski tim asal Serie B tersebut tampil cukup solid dengan modal delapan poin dari empat laga liga mereka, ketajaman Genoa di saat krusial menjadi pembeda utama dalam duel malam itu. Bagi Genoa, kemenangan ini bukan sekadar tiket lolos, melainkan momentum kebangkitan untuk memperbaiki performa mereka di kompetisi domestik yang masih panjang.
Keberhasilan Genoa dalam mengamankan kemenangan di Coppa Italia menjadi bukti bahwa kedalaman skuad yang dimiliki oleh Daniele De Rossi mampu memberikan dampak signifikan saat tim buntu. Fokus kini beralih pada pemulihan kondisi pemain sebelum mereka kembali terjun ke padatnya jadwal kompetisi Serie A yang menuntut konsistensi tinggi sepanjang musim.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






