Gayatri Putri News – 03 September 2026 | Suasana emosional menyelimuti Estadio Mario Alberto Kempes di Córdoba pada Rabu malam. Di tengah ketegangan laga babak 16 besar Copa Argentina antara Boca Juniors dan Velez Sarsfield, sepak bola Argentina bersatu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda, Lionel Messi, yang baru saja mengumumkan pensiun dari panggung internasional.
Penghormatan di Menit ke-10
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut sempat dihentikan sejenak tepat pada menit ke-10. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang diinstruksikan oleh Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) di seluruh divisi kompetisi akhir pekan ini. Para pemain, staf pelatih, dan ribuan penonton yang hadir berdiri memberikan tepuk tangan meriah selama satu menit penuh, sebuah gestur simbolis untuk menghargai warisan nomor punggung 10 yang telah dikenakan Messi selama dua dekade.
Di atas lapangan, rekan setim Messi di tim nasional, Leandro Paredes dan Manuel Lanzini, terlihat larut dalam momen mengharukan tersebut. Messi, yang menutup karier internasionalnya setelah Piala Dunia 2026, meninggalkan catatan luar biasa dengan 125 gol dan 68 assist dari 207 penampilan. Puncak kariernya yang tak terbantahkan adalah keberhasilan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar serta dua gelar Copa America.
Detail Pertandingan yang Alot
Terlepas dari suasana haru di luar lapangan, duel antara Boca Juniors dan Velez Sarsfield berlangsung sangat ketat. Kedua tim yang dipimpin oleh manajer masing-masing menunjukkan disiplin taktis tinggi sepanjang waktu normal. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan, memaksa pertandingan harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Boca Juniors akhirnya memastikan langkah ke babak perempat final setelah unggul 4-3 dalam babak adu penalti. Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi skuad asuhan Vasco Arruabarrena yang menargetkan trofi di berbagai kompetisi domestik musim ini. Dengan hasil ini, Boca kini menanti lawan mereka di babak selanjutnya, yakni Racing, yang telah terlebih dahulu mengamankan tempat.
Warisan yang Tak Tergantikan
Keputusan pensiun Lionel Messi tidak hanya memicu gelombang simpati dari para suporter, tetapi juga menarik perhatian tokoh politik tertinggi di Argentina. Presiden Javier Milei secara terbuka menyatakan bahwa kepergian Messi adalah kehilangan besar bagi tim nasional. Dalam komentarnya di Radio El Observador, Presiden Milei mengakui bahwa meski keputusan tersebut dapat dimengerti, sosok Messi yang telah memberikan banyak keajaiban akan sangat dirindukan oleh seluruh rakyat Argentina.
Karier internasional Messi yang membentang dari 2005 hingga 2026 telah mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya. Meski kini sang ikon telah menutup bab, dampak yang ia berikan bagi sepak bola Argentina akan terus terasa. Setiap pertandingan yang berhenti di menit ke-10 minggu ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat kolektif bahwa dunia sepak bola baru saja kehilangan salah satu putra terbaiknya yang pernah ada.
Kemenangan Boca Juniors di Copa Argentina ini kini menjadi catatan kaki dalam sebuah pekan yang didedikasikan sepenuhnya untuk mengenang kejayaan sang pemilik nomor 10. Bagi para penggemar, meski laga di Córdoba menyajikan drama di lapangan, kehormatan untuk Messi tetap menjadi sorotan utama yang menyatukan rivalitas di tanah Argentina.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






