Drama Pekan Perdana ACL Elite 2026/2027: Dominasi Saudi hingga Kejutan Al Ain

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Drama Pekan Perdana ACL Elite 2026/2027: Dominasi Saudi hingga Kejutan Al Ain

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 17 September 2026 | Pekan pembuka AFC Champions League (ACL) Elite musim 2026/2027 menyajikan drama sepak bola Asia yang intens. Sebagai salah satu kompetisi antarklub paling bergengsi, ajang ini kembali menjadi panggung bagi klub-klub raksasa untuk membuktikan dominasi mereka di level kontinental.

Nasib Kontras Wakil Saudi Pro League

Liga Arab Saudi mencatatkan sejarah dengan mengirimkan lima wakil sekaligus ke kompetisi ini, jumlah terbanyak yang disejajarkan dengan J-League dari Jepang. Namun, performa kelima klub tersebut pada laga perdana sangat bervariasi.

Al Qadsiah, yang berstatus sebagai debutan, tampil impresif dengan mengamankan tiga poin setelah menundukkan Al Wasl dari Uni Emirat Arab dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk menatap laga tandang berikutnya melawan Pakhtakor di Uzbekistan. Senada dengan itu, raksasa Al Hilal juga berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Al Gharafa dalam pertandingan yang diwarnai drama kartu merah bagi kedua belah pihak.

Di sisi lain, hasil kurang memuaskan diraih oleh dua klub besar lainnya. Juara bertahan Al Ahli harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Pakhtakor, sementara Al Ittihad juga mencatatkan skor identik saat menghadapi Al Shamal. Hasil ini menunjukkan bahwa peta persaingan di tingkat Asia semakin ketat, di mana tim-tim yang tidak diunggulkan mampu memberikan perlawanan sengit.

Al Nassr Terpuruk di Tangan Al Ain

Kejutan terbesar pada pekan pertama terjadi di Stadion Hazza Bin Zayad, Uni Emirat Arab. Al Nassr, yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara, justru mengalami malam yang kelam. Mereka harus mengakui keunggulan telak tuan rumah, Al Ain, dengan skor mencolok 4-0.

Houssine Rahimi menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Al Nassr dengan mencetak dua gol. Gol tambahan dari Soufiane Rahimi dan Giorgos Giakoumakis melengkapi penderitaan klub Arab Saudi tersebut. Kekalahan ini menempatkan Al Nassr di dasar klasemen sementara wilayah barat dengan selisih gol yang cukup buruk, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Saudi Pro League yang pulang tanpa poin pada pekan pembuka.

Persaingan di Wilayah Timur

Sementara itu, di wilayah timur, tensi tinggi juga tersaji dalam laga antara Johor Darul Ta’zim (JDT) dan Buriram United. Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah kedua tim saling berbalas gol melalui Oscar Arribas dan Stefan Schimmer. Laga ini berjalan sangat keras, yang memaksa wasit mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk Eddy Israfilov dari JDT dan Kenny Dougall dari Buriram United.

Secara keseluruhan, pekan pertama ACL Elite 2026/2027 telah memberikan gambaran menarik mengenai peta kekuatan klub-klub Asia saat ini. Dominasi Saudi Pro League memang terlihat dari jumlah wakilnya, namun hasil di lapangan membuktikan bahwa kualitas teknis dan disiplin taktik tetap menjadi penentu utama. Al Nassr dipastikan harus segera melakukan evaluasi besar-besaran agar tidak tergelincir lebih jauh, sementara tim lain seperti Al Ain kini mulai diperhitungkan sebagai ancaman nyata dalam perburuan gelar juara.