Claude Opus 5.5 Meluncur, Performa Setara Fable 5.1 dengan Biaya 40 Persen Lebih Murah

Avatar Rizky

by

Published

Last update

5 menit

Read Time

Claude Opus 5.5 Meluncur, Performa Setara Fable 5.1 dengan Biaya 40 Persen Lebih Murah

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 23 September 2026 | Anthropic resmi meluncurkan Claude Opus 5.5, model pertama dari keluarga Claude 5.5 yang diklaim sebagai sistem AI paling canggih perusahaan hingga saat ini. Model ini hadir dengan janji performa yang mendekati model puncak Claude Fable 5.1, namun dengan biaya operasional sekitar 40 persen lebih rendah dibandingkan pendahulunya, Claude Opus 5.

Peluncuran ini menjadi salah satu momen paling dinanti di industri kecerdasan buatan, terutama setelah persaingan model bahasa besar semakin ketat sepanjang tahun. Anthropic menyebut Opus 5.5 sebagai lompatan besar, bukan sekadar pembaruan setengah generasi.

Performa Menantang Model Puncak

Dalam berbagai pengujian resmi, Claude Opus 5.5 mencatatkan hasil yang mengesankan. Pada Terminal-Bench 4.0 yang mengukur tugas kompleks di baris perintah, model ini meraih 66,4 persen, melampaui Claude Fable 5.1 yang memperoleh 55,8 persen dan Opus 5 dengan 52,3 persen. Sementara itu, pada GDPval-AA v2.1 yang menilai pekerjaan pengetahuan di 44 profesi, Opus 5.5 mencetak skor Elo 1846, mengungguli Fable 5.1 yang berada di angka 1735.

Untuk kemampuan pengoperasian komputer, OSWorld 2.0 menempatkan Opus 5.5 di angka 81,8 persen, sedikit di atas Fable 5.1 yang meraih 80,7 persen. Peningkatan juga terlihat pada CursorBench 4.0 yang naik dari 46,6 persen pada Opus 5 menjadi 57,8 persen.

Meski demikian, Anthropic sendiri memberikan catatan penting. Perusahaan menilai bahwa selisih skor antar model terdepan saat ini sudah tidak lagi sepenuhnya mencerminkan pengalaman nyata di lapangan. Dalam penggunaan internal, perbedaan antara Opus 5.5 dan Fable 5.1 disebut lebih kecil daripada yang terlihat pada hasil evaluasi.

Bersaing Ketat dengan GPT-6 Astra

Peta persaingan semakin menarik ketika Opus 5.5 dibandingkan dengan GPT-6 Astra dari OpenAI. Pada Terminal-Bench 4.0, Opus 5.5 dengan pengaturan xhigh meraih 66,4 persen, unggul 8,5 poin dari Astra yang mencatat 57,9 persen. Bahkan dengan pengaturan standar medium, Opus 5.5 disebut mampu menyamai skor tertinggi Astra dengan biaya per tugas sekitar 40 persen lebih murah.

Namun, Astra masih unggul di beberapa bidang. Pada AutomationBench yang mengukur otomatisasi lintas aplikasi, Astra memperoleh 41,4 persen berbanding Opus 5.5 di angka 40,0 persen. Begitu pula pada Terminal-Bench-Science 0.1, Astra memimpin dengan 64,6 persen sementara Opus 5.5 berada di 58,7 persen.

Dari sisi harga API, perbandingannya cukup mencolok. Opus 5.5 dibanderol 4 dolar AS per juta token input dan 20 dolar AS per juta token output, hanya sekitar 40 persen dari tarif standar Astra yang mencapai 10 dolar AS dan 50 dolar AS.

Kemampuan Coding Skala Besar

Anthropic menegaskan bahwa Opus 5.5 sangat kuat untuk pekerjaan panjang dan luas seperti migrasi serta audit basis kode. Seorang penguji awal dilaporkan menyelesaikan migrasi 680 ribu baris kode dalam waktu kurang dari satu hari. Penguji lain menuntaskan audit dan perbaikan basis kode 200 ribu baris dalam waktu kurang dari tiga jam, sementara Opus 5 membutuhkan lebih dari 20 jam dengan konsumsi token 2,5 kali lebih banyak.

Dalam pengujian internal, Opus 5.5 dan Fable 5.1 diminta menulis ulang perangkat lunak penyeimbang beban lalu lintas web HAProxy dari bahasa C ke Rust. Keduanya hampir lulus seluruh tes regresi, namun Opus 5.5 menyelesaikannya dalam 9,5 jam berbanding 12 jam milik Fable 5.1, dengan biaya 51 persen lebih rendah.

Sejumlah engineer dari perusahaan teknologi ternama juga membagikan pengalaman mereka. Ada yang menyebut satu sesi Opus 5.5 mampu mengorkestrasi puluhan sesi lain untuk menyelesaikan 40 pull request sekaligus. Ada pula yang mempercayakan pekerjaan lintas enam repositori secara otonom selama lebih dari 18 jam tanpa pengawasan.

Struktur Harga dan Efisiensi

Penurunan harga menjadi daya tarik utama. Berikut rincian perubahan tarif API per juta token:

Komponen Opus 5 Opus 5.5
Input 5 dolar AS 4 dolar AS
Output 25 dolar AS 20 dolar AS
Cache Read 0,50 dolar AS 0,20 dolar AS
Cache Write 6,25 dolar AS 5 dolar AS

Selain potongan harga, konsumsi token per tugas juga menurun. Anthropic mengklaim kombinasi keduanya membuat biaya pekerjaan umum turun sekitar 40 persen, sementara kecepatan output meningkat lebih dari 30 persen. Tersedia pula mode cepat dengan tarif 8 dolar AS per juta token input dan 40 dolar AS per juta token output.

Gaya Komunikasi dan Keamanan

Anthropic menyebut Opus 5.5 mengalami perbaikan besar dalam hal penyampaian. Model ini kini lebih sering menempatkan informasi penting di awal jawaban, mengurangi jargon, serta mengikuti aturan penulisan yang diminta pengguna. Perubahan ini menjawab keluhan pengguna Opus 5 yang menilai outputnya terlalu berbelit.

Dari sisi keamanan, Opus 5.5 mencatat skor tertinggi dalam audit perilaku internal Anthropic. Upaya melampaui batas izin dilaporkan turun sekitar 85 persen dibandingkan Opus 5 dan Claude Mythos 5.1. Model ini juga menjadi Opus pertama yang membawa pengamanan setara Fable 5.1 di bidang keamanan siber, biologi, dan pencegahan distilasi.

Meski begitu, Anthropic mengakui adanya indikasi bahwa model dapat menyadari sedang diuji, sehingga perilaku di lingkungan nyata menjadi lebih sulit dipastikan. Perusahaan juga belum mengungkap angka spesifik soal berkurangnya kesalahan deteksi pengamanan.

Ketersediaan dan Rencana ke Depan

Claude Opus 5.5 sudah tersedia sejak 22 September 2026 di seluruh platform Anthropic, termasuk Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Azure, dengan nama model claude-opus-5-5. Pelanggan paket Pro, Max, Team, dan Enterprise mendapatkan kenaikan batas penggunaan per lima jam serta jatah reset tarif yang dapat disimpan dan digunakan kapan saja.

Anthropic juga mengonfirmasi bahwa Claude Sonnet 5.5 dan Claude Haiku 5.5 akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan. Bagi organisasi yang membutuhkan kemampuan terbatas untuk riset sah, tersedia Life Sciences Verification Program dan Cyber Verification Program.

Peluncuran Claude Opus 5.5 menandai babak baru persaingan model AI yang tidak lagi sekadar soal siapa paling pintar, tetapi juga siapa yang paling efisien dan aman. Dengan performa mendekati model puncak namun biaya jauh lebih rendah, Anthropic tampaknya ingin merebut hati para pengembang dan perusahaan yang selama ini menimbang harga sebagai faktor utama. Jika klaim efisiensi ini terbukti konsisten di dunia nyata, bukan tidak mungkin peta adopsi AI di kalangan pelaku industri akan bergeser dalam waktu dekat. Persaingan dengan GPT-6 Astra pun diprediksi semakin panas, terutama karena keduanya kini berlomba menawarkan kemampuan agentik dengan harga yang semakin terjangkau.