Awal Musim Kelam Eintracht Frankfurt: Dihancurkan Augsburg dan Krisis di Tim Wanita

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Awal Musim Kelam Eintracht Frankfurt: Dihancurkan Augsburg dan Krisis di Tim Wanita

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 September 2026 | Eintracht Frankfurt sedang mengalami masa-masa sulit di awal musim kompetisi 2026/27. Baik tim pria maupun tim wanita menghadapi tantangan berat yang menempatkan mereka dalam sorotan tajam publik sepak bola Jerman. Bagi tim pria, mimpi buruk terjadi di Deutsche Bank Park, sementara tim wanita masih berjuang keras untuk meraih poin perdana mereka di Bundesliga.

Tragedi di Deutsche Bank Park: Eintracht Frankfurt Dihancurkan Augsburg

Harapan besar suporter Eintracht Frankfurt untuk meraih kemenangan kandang harus pupus setelah tim asuhan mereka menelan kekalahan telak 1-4 dari FC Augsburg. Laga yang sempat menjanjikan di awal, di mana Frankfurt unggul cepat melalui Jonathan Burkardt pada menit ke-6, berubah menjadi petaka setelah jeda babak pertama.

Hanya dalam waktu 103 detik setelah babak kedua dimulai, Frankfurt kehilangan kendali. Dua gol cepat dari Arijon Ibrahimovic dan Robin Fellhauer membalikkan keadaan secara dramatis. Kesalahan fatal dari kiper Noah Atubolu, yang gagal mengamankan bola dengan sempurna, menjadi titik balik yang menghancurkan mental tim tuan rumah. Keunggulan Augsburg kemudian dipertegas oleh Alexis Claude-Maurice dan tendangan bebas indah dari Fabian Rieder.

Kekalahan ini menandai awal musim yang sangat buruk bagi Eintracht Frankfurt, yang hanya mampu mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pembuka. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi sejarah bagi FC Augsburg, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah klub berhasil menduduki puncak klasemen Bundesliga.

Tim Wanita Frankfurt Beri Luka Tambahan bagi Union Berlin

Di tengah keterpurukan tim pria, sedikit kabar positif datang dari tim wanita Eintracht Frankfurt yang berhasil meraih kemenangan 1-0 atas tuan rumah 1. FC Union Berlin. Gol tunggal kemenangan dicetak melalui sundulan Laura Freigang pada menit ke-26 di Stadion An der Alten Försterei.

Meskipun menang, pertandingan ini diwarnai dengan tensi tinggi di luar lapangan. Para pendukung Union Berlin melakukan aksi protes terhadap kebijakan pertandingan yang dijadwalkan pada hari Senin. Aksi solidaritas berupa keheningan selama 14 menit dilakukan oleh seluruh penonton sebagai bentuk protes, sementara beberapa kelompok suporter Frankfurt bahkan memilih untuk memboikot laga tersebut.

Bagi Union Berlin, kekalahan ini membuat mereka masih terpuruk tanpa poin setelah tiga pertandingan. Sementara bagi Frankfurt, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menjaga posisi mereka di papan atas, meskipun performa mereka masih dianggap belum sepenuhnya maksimal karena beberapa peluang emas, termasuk tendangan penalti Sara Doorsoun, gagal dikonversi menjadi gol.

Evaluasi Menuju Masa Depan

Pekan ini menjadi pengingat keras bagi Eintracht Frankfurt bahwa mereka harus segera melakukan evaluasi mendalam. Dominasi Bayern Munchen di papan atas klasemen sepanjang sejarah Bundesliga memang masih sulit digoyahkan, namun performa mengejutkan dari tim seperti Augsburg membuktikan bahwa persaingan di liga semakin terbuka. Jika Frankfurt tidak segera memperbaiki stabilitas pertahanan dan efektivitas serangan, musim ini berisiko menjadi musim yang sangat panjang dan penuh tekanan bagi para penggemar setia mereka.

Kombinasi antara kesalahan individu yang fatal di tim pria dan kesulitan dalam menjaga konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama bagi staf pelatih. Fokus utama saat ini adalah mengembalikan kepercayaan diri pemain agar bisa segera bangkit dari rentetan hasil negatif yang membayangi klub di awal musim 2026/27 ini.