Gayatri Putri News – 04 September 2026 | RSC Anderlecht berhasil bangkit dari keterpurukan setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas KV Kortrijk di Lotto Park, Brussel. Pertandingan yang merupakan laga tunda pekan ketiga Jupiler Pro League ini menjadi momen krusial bagi tuan rumah untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen setelah sebelumnya menelan kekalahan pahit dalam derbi melawan Union Saint-Gilloise.
Dominasi dan Ketajaman Skuad Tuan Rumah
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Anderlecht langsung tampil menekan dan memaksa pertahanan KV Kortrijk bekerja ekstra keras. Penyerang asal Ukraina, Danyilo Sikan, menjadi sosok sentral dalam serangan Anderlecht. Sikan beberapa kali mengancam gawang lawan, termasuk tembakan dari jarak dekat yang mampu dimentahkan oleh kiper Marko Ilic, serta upaya voli yang sayangnya belum menemui sasaran.
Setelah fase pembuka yang intens, tempo permainan sempat melambat, memberikan napas bagi Kortrijk untuk menyeimbangkan kedudukan. Namun, ketangguhan mental Anderlecht terbukti dengan terciptanya gol semata wayang sesaat sebelum jeda turun minum. Keunggulan 1-0 ini berhasil dijaga dengan disiplin tinggi hingga akhir laga, meski Kortrijk sempat memberikan ancaman serius di babak kedua melalui peluang emas yang membentur tiang gawang.
Pujian Pelatih dan Tantangan Fisik
Pelatih Anderlecht, Vitor Bruno, mengungkapkan rasa bangganya terhadap dedikasi para pemainnya. Bruno menyoroti jadwal pertandingan yang sangat padat dan minimnya waktu pemulihan bagi anak asuhnya. Meskipun ia mengakui bahwa timnya seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol untuk mengunci kemenangan lebih awal, ia tetap mengapresiasi energi dan komitmen yang ditunjukkan di lapangan.
Bagi KV Kortrijk, kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif mereka di awal musim. Tim tamu kini harus berjuang keras di papan bawah klasemen dengan catatan tanpa poin. Fokus mereka kini beralih ke laga derbi mendatang melawan Zulte Waregem, yang dikenal sebagai partai panas ‘Vlasico’.
Langkah Besar di Bursa Transfer
Di luar lapangan, Anderlecht juga mencatatkan langkah signifikan dengan meresmikan kedatangan gelandang asal Yunani, Ilias Koutsoupias, dari klub Serie B, Frosinone. Kedatangan Koutsoupias menjadi rekrutan kesebelas sekaligus pelengkap skuad Anderlecht di musim panas ini. Proses transfer sang pemain sempat diwarnai drama, namun kehadirannya di Lotto Park saat laga melawan Kortrijk menjadi sinyal kuat bahwa kesepakatan telah tercapai.
Pemain berusia 25 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim. Koutsoupias diharapkan dapat memberikan dimensi baru di lini tengah Anderlecht, mengingat pengalamannya yang cukup solid bersama Frosinone pada musim lalu dengan torehan delapan gol dan empat assist dalam 34 pertandingan liga.
Keberhasilan Anderlecht mengamankan tiga poin atas KV Kortrijk memberikan suntikan moral yang sangat dibutuhkan sebelum menghadapi tantangan berat berikutnya melawan KRC Genk. Dengan skuad yang kini telah lengkap dan semangat juang yang tinggi, Anderlecht optimistis dapat terus memperbaiki performa mereka di kompetisi domestik musim ini.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






