Gayatri Putri News – 08 September 2026 | Stadion Renato Dall’Ara menjadi saksi ketangguhan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, saat memperkuat Sassuolo dalam laga pekan ketiga Serie A 2026/2027 melawan Bologna, Minggu (6/9/2026). Dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2 tersebut, Idzes kembali dipercaya tampil sebagai starter dan mengawal jantung pertahanan selama 90 menit penuh dalam skema 4-3-3.
Performa pemain berusia 26 tahun ini mendapat sorotan tajam dari media lokal, Sassuolo News. Media tersebut memberikan nilai 6,5 atas kontribusi solidnya di lapangan, angka yang sama dengan yang diberikan kepada rekan duetnya, Fedde Leysen. Idzes bahkan dijuluki sebagai “pembangkit tenaga” Sassuolo berkat ketenangan dan fisik yang prima dalam menghadapi tekanan lawan.
Duel Sengit Melawan Penyerang Kelas Atas
Sepanjang pertandingan, Idzes harus bekerja ekstra keras meredam agresivitas lini depan Bologna. Ia terlibat dalam duel fisik yang intens dengan Roberto Piccoli dan striker tajam, Artem Dovbyk. Meskipun Sassuolo sempat unggul dua kali melalui gol Josh Doig pada menit ke-19 dan Vasilije Adzic pada menit ke-56, Bologna terus memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir.
Puncak dari penampilan impresif Idzes terjadi pada menit ke-85. Dalam situasi krusial, sang kapten Timnas Indonesia melakukan penyelamatan ajaib yang berhasil menggagalkan peluang emas Roberto Piccoli. Aksi ini sempat menjaga asa Sassuolo untuk membawa pulang tiga poin penuh dari markas lawan.
Statistik Pertahanan Jay Idzes
Data statistik pertandingan menunjukkan peran vital Idzes dalam menjaga kedalaman lini belakang. Berikut adalah catatan aksi bertahan yang dibukukan oleh sang pemain selama laga berlangsung:
- Melakukan 32 sentuhan bola.
- Mencatatkan 6 aksi bertahan yang krusial.
- Mencetak 4 sapuan (clearances) bersih.
- Melakukan 1 intersepsi penting.
- Menciptakan 1 blok dan 1 recovery bola.
- Mencatatkan 2 kemenangan duel udara.
Meskipun tampil gemilang, pertahanan Sassuolo akhirnya harus takluk pada masa injury time. Artem Dovbyk berhasil memaksimalkan celah di pertahanan Sassuolo untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+1. Gol tersebut memaksa kedua tim berbagi angka 1-1, sehingga Sassuolo kini mengoleksi empat poin dari tiga laga awal musim ini.
Hasil imbang ini memberikan pelajaran berharga bagi Sassuolo dalam menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan. Bagi Jay Idzes, konsistensi yang ditunjukkan di Serie A menjadi modal penting sebelum ia kembali bergabung dengan Timnas Indonesia. Penampilannya yang solid di liga top Eropa tentu memberikan kepercayaan diri bagi skuad Garuda yang akan menghadapi agenda internasional mendatang.
Secara keseluruhan, laga kontra Bologna membuktikan bahwa Jay Idzes telah menjadi pilar utama yang dapat diandalkan Sassuolo. Meski kemenangan belum berpihak pada timnya, kontribusi individu Idzes dalam menjaga pertahanan dan melakukan penyelamatan krusial menegaskan kualitasnya sebagai bek papan atas yang kini semakin disegani di kancah sepak bola Italia.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






