Victor Osimhen Selamatkan Muka Galatasaray dari Malapetaka Kontra Corum FK

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Victor Osimhen Selamatkan Muka Galatasaray dari Malapetaka Kontra Corum FK

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 16 Agustus 2026 | Galatasaray nyaris menelan pil pahit pada laga pembuka Süper Lig Turki musim 2026/2027. Menjamu tim promosi Corum FK, juara bertahan tersebut harus bersusah payah sebelum akhirnya mengamankan hasil imbang 2-2 di hadapan pendukung sendiri. Victor Osimhen kembali menjadi pahlawan bagi tim asuhan pelatih tersebut melalui dwigol yang ia cetak, sekaligus menegaskan peran vitalnya di dalam skuad.

Dominasi Osimhen di Tengah Performa Tim yang Meragukan

Pertandingan yang berlangsung intens ini menunjukkan ketergantungan besar Galatasaray terhadap sosok penyerang asal Nigeria tersebut. Osimhen membuka keunggulan pada menit ke-53, namun Corum FK memberikan perlawanan sengit. Tim tamu sempat membalikkan keadaan berkat gol spektakuler Alexandros Kyziridis dan kesalahan fatal di lini belakang yang dimanfaatkan oleh Jesus Ramirez. Keunggulan 2-1 bagi tim tamu sempat membuat publik tuan rumah terdiam.

Situasi berubah ketika Kyziridis menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Yunus Akgün pada menit ke-70. Unggul jumlah pemain, Galatasaray terus menekan hingga akhirnya Osimhen mencetak gol keduanya melalui sundulan kepala memanfaatkan sepak pojok Gabriel Sara pada menit ke-90. Hasil ini setidaknya menghindarkan tim dari kekalahan memalukan di laga perdana.

Sorotan Tajam terhadap Skuad Galatasaray

Penampilan buruk tim secara keseluruhan memicu kritik pedas dari berbagai pihak. Salah satu yang paling disorot adalah Leroy Sane. Pemain asal Jerman yang didatangkan dari Bayern Munich tersebut dinilai tampil jauh di bawah ekspektasi. Pengamat sepak bola Turki, Burak Özdemir, secara terbuka mengecam performa Sane yang dianggap tidak memberikan kontribusi berarti dan menunjukkan bahasa tubuh yang buruk di lapangan.

Mantan pemain Galatasaray, Ümit Karan, bahkan melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa tanpa kehadiran Victor Osimhen, Galatasaray berisiko hanya akan finis di posisi keenam klasemen liga. Menurut Karan, Osimhen adalah satu-satunya pemain yang mampu menggendong tim sendirian saat ini.

Spekulasi Transfer dan Masa Depan Osimhen

Di luar lapangan, masa depan Osimhen terus menjadi perbincangan hangat, terutama dengan adanya ketertarikan dari klub Premier League, Arsenal. Laporan menyebutkan bahwa Arsenal telah menjajaki kemungkinan transfer dalam diskusi yang juga melibatkan nama pemain lain seperti Gabriel Martinelli dan Ethan Nwaneri.

Namun, pihak manajemen Galatasaray melalui Presiden Dursun Ozbek telah menegaskan sikap tegasnya. Ozbek dikabarkan menolak segala bentuk negosiasi yang dianggap tidak menguntungkan klub. Sang presiden menekankan bahwa ia tidak akan melepas aset berharga tersebut demi menjaga stabilitas tim. Menanggapi rumor yang beredar, Osimhen memilih untuk tetap profesional. Ia menyatakan fokus penuh pada pekerjaannya di lapangan dan tidak ingin terganggu oleh spekulasi bursa transfer yang sedang berlangsung.

Hasil imbang ini menjadi alarm bagi Galatasaray untuk segera membenahi lini pertahanan dan konsistensi permainan mereka. Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk laga berikutnya melawan Erzurumspor, pelatih dituntut segera menemukan solusi agar tidak terus-menerus bergantung pada aksi individu seorang Victor Osimhen. Stabilitas kolektif menjadi kunci jika mereka ingin mempertahankan gelar juara di tengah persaingan liga yang semakin kompetitif.