Gayatri Putri News – 07 Agustus 2026 | Seoul menjadi saksi awal era baru Manchester City di bawah asuhan manajer Enzo Maresca. Dalam laga pramusim yang digelar di Stadion Seoul World Cup pada Rabu (5/8) waktu setempat, The Citizens tampil dominan dan sukses menundukkan K-League All Stars dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini bukan sekadar hasil positif, melainkan bukti adaptasi cepat skuad terhadap filosofi taktis yang diterapkan oleh sang juru taktik baru.
Dominasi Taktik Enzo Maresca
Enzo Maresca menunjukkan bahwa dirinya bukanlah pelatih yang kaku. Dalam pertandingan ini, ia menerapkan skema taktis yang fleksibel. Rico Lewis yang dipasang sebagai bek kanan sering kali bergeser masuk ke tengah lapangan untuk mendukung duet gelandang Mateo Kovacic dan Tijjani Reijnders. Perubahan ini memungkinkan City bermain dengan tiga bek sejajar yang terdiri dari Josko Gvardiol, Abdukodir Khusanov, dan Ruben Dias, sementara Rayan Ait-Nouri dan Antoine Semenyo beroperasi melebar untuk membongkar pertahanan lawan.
Hasilnya terlihat sejak menit kesembilan. Umpan matang dari Tijjani Reijnders sukses diselesaikan oleh Rayan Ait-Nouri untuk membawa City unggul. Meski K-League All Stars sempat menyamakan kedudukan melalui Kim Dae-Won pada menit ke-12, City tidak goyah. Pada menit ke-20, Reijnders kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist tumit yang indah dari Antoine Semenyo. Sebelum babak pertama berakhir, Divin Mubama memperlebar keunggulan menjadi 3-1 setelah memanfaatkan bola muntah dari tembakan keras Semenyo.
Bintang Muda dan Dinamika Skuad
Penampilan Antoine Semenyo dalam laga ini layak mendapatkan apresiasi tertinggi. Meskipun namanya santer dikaitkan dengan kepindahan ke Tottenham Hotspur, sang pemain menunjukkan profesionalisme tinggi dengan keterlibatan langsung dalam dua gol City. Begitu pula dengan Tijjani Reijnders, yang performanya justru membuat manajemen klub mungkin harus berpikir ulang mengenai spekulasi transfernya ke Nottingham Forest.
Di sisi lain, laga ini juga menjadi panggung bagi Phil Foden untuk menunjukkan semangat barunya. Sempat absen dari skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Foden menegaskan bahwa ia telah memanfaatkan waktu istirahatnya untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Kini, ia siap menjadi pemimpin baru bagi The Citizens dalam mengarungi musim 2026/2027.
Spekulasi Rodri dan Masa Depan City
Di luar lapangan, Manchester City tengah diterpa kabar terkait masa depan gelandang andalan mereka, Rodri. Laporan terbaru mengonfirmasi bahwa pemain terbaik Piala Dunia 2026 ini telah memberikan lampu hijau bagi Barcelona untuk memulai pembicaraan transfer dengan pihak manajemen City. Meskipun demikian, sumber dari pihak Barcelona menegaskan bahwa kesepakatan tersebut belum mencapai tahap final dan tidak ada jaminan kepindahan akan segera terjadi. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pendukung The Citizens, mengingat peran vital Rodri dalam kesuksesan klub selama beberapa musim terakhir.
Secara keseluruhan, kemenangan 3-1 atas K-League All Stars memberikan modal berharga bagi Manchester City. Rotasi pemain yang dilakukan Maresca pada babak kedua, meskipun menurunkan tempo permainan, tetap mampu menjaga kendali laga. Dengan taktik yang mulai teruji dan semangat baru para pemain, Manchester City tampak siap menghadapi tantangan kompetisi resmi musim 2026/2027 yang akan segera tiba.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





