Gayatri Putri News – 18 Agustus 2026 | Dalam rangka merayakan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) menghadirkan inisiatif lingkungan bertajuk AKSEL Virtual Run 2026 Reforestasi. Mengusung tagline Sehat Diri, Bumi Lestari, kegiatan ini bertujuan untuk menggabungkan gaya hidup sehat masyarakat dengan upaya pelestarian alam di wilayah Kalimantan Selatan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pilar Taksonomi Hijau Indonesia. Fokus utama tahun ini adalah melakukan restorasi ekosistem darat di kawasan kaki Pegunungan Meratus, tepatnya di Taman Hutan Raya Sultan Adam, Mandiangin. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menyasar pesisir, kali ini Bank Kalsel memilih menanam bibit Pohon Ulin sebagai simbol ketahanan dan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Berikut adalah mekanisme partisipasi dalam AKSEL Virtual Run 2026 Reforestasi:
- Peserta wajib menempuh jarak lari sejauh 7,6 km yang dapat dilakukan secara bertahap.
- Setiap akumulasi jarak 10 km dari seluruh peserta akan dikonversi menjadi satu bibit Pohon Ulin.
- Target kolektif yang ditetapkan adalah total jarak 7.600 km untuk menghasilkan 760 bibit Ulin.
- Pendaftaran dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi mobile banking resmi Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran sebesar Rp76.
Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan acara lari bersama pada 14 Agustus 2026, diikuti oleh periode lari virtual hingga 12 September 2026. Seluruh progres capaian jarak dan jumlah bibit yang terkumpul dapat dipantau masyarakat secara transparan melalui portal resmi yang disediakan. Sebagai apresiasi, tersedia paket perlengkapan lari dan bibit bagi peserta yang berhasil menyelesaikan misi.
Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan, Bank Kalsel akan menyelenggarakan penanaman bibit secara langsung di Tahura Sultan Adam bersama pihak terkait. Aksi ini diharapkan menjadi monumen gotong royong warga Banua dalam menjaga ekosistem endemik Kalimantan sekaligus memperkuat posisi Bank Kalsel sebagai pelopor perbankan hijau di daerah.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






