Rugikan Negara, FKPWK Apresiasi Kepolisian Bea Cukai dan APH

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Rugikan Negara, FKPWK Apresiasi Kepolisian Bea Cukai dan APH

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 14 Agustus 2026 |

Maraknya rokok tanpa cukai berdampak terhadap daya beli masyarakat. Daya beli masyarakat kelas bawah cenderung melemah terhadap rokok berpita cukai. Rokok tanpa cukai lebih murah daripada rokok dengan pita cukai, sehingga masyarakat lebih banyak membeli rokok ilegal. Pembina Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK) H Junaidi mengatakan bahwa pemerintah perlu memikirkan bagaimana cukai dan pajak yang dikenakan untuk rokok dapat diklasifikasikan dan bisa lebih murah. Ini untuk menghindari rokok tanpa cukai beredar lebih luas dan masif. Meski begitu, H Junaidi tetap mengapresiasi bea cukai, kepolisian, dan aparat penegak hukum lainnya yang terus secara berkelanjutan menindak peredaran rokok ilegal di Kalsel. Rokok dengan pita cukai mampu menjadi kontribusi bagi pendapatan negara. Berdasarkan data, peredaran rokok tanpa cukai menyebabkan kebocoran keuangan negara diperkirakan mencapai sekitar Rp25 triliun hingga Rp60 triliun setiap tahunnya.