Gayatri Putri News – 18 Agustus 2026 | Musim kompetisi La Liga 2026-2027 resmi dibuka dengan catatan kontras bagi dua klub yang berlaga di RCDE Stadium. RCD Espanyol berhasil mencatatkan awal musim yang impresif dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Levante. Hasil ini tidak hanya menjadi modal berharga bagi tim asuhan pelatih mereka, tetapi juga menandai start terbaik klub dalam empat dekade terakhir.
Kemenangan telak tuan rumah dipersembahkan melalui dwigol dari penyerang Roberto Fernandez, yang tampil tajam di lini depan meskipun Espanyol tengah mengalami krisis penyerang akibat cedera yang menimpa Kike Garcia dan Javi Puado. Gol penutup kemudian dicetak oleh Tyrhys Dolan menjelang akhir pertandingan, memastikan poin penuh bagi tim asal Catalonia tersebut. Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi manajemen klub bahwa strategi pertahanan yang mereka bangun selama pramusim mulai membuahkan hasil nyata.
Catatan Sejarah untuk Marc Santos
Di balik kekalahan pahit yang dialami tim tamu, Levante mencatatkan sebuah momen bersejarah yang akan selalu diingat dalam buku rekor sepak bola Spanyol. Pemain muda berbakat, Marc Santos, secara resmi melakukan debutnya di La Liga pada usia 15 tahun dan 280 hari. Masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Ivan Romero pada menit ke-64, Santos kini tercatat sebagai debutan termuda dalam sejarah Levante UD.
Pencapaian ini menempatkan Santos di posisi ketiga sebagai pemain termuda yang pernah tampil di La Liga, tepat di belakang Luka Romero dan Francisco Bao, serta berhasil mengungguli bintang muda lainnya, Lamine Yamal, dengan selisih waktu dua hari. Direktur Cantera Granota, Joaqui Navarro, memberikan pujian tinggi kepada pemain internasional Spanyol U-16 tersebut. Navarro menggambarkan Santos sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab, pekerja keras, dan memiliki kemampuan adaptasi taktis yang luar biasa di berbagai posisi.
Performa Penjaga Gawang dan Dinamika Pertandingan
Di sisi lain lapangan, kiper Levante asal Australia, Maty Ryan, harus menghadapi kenyataan pahit pada pekan pembuka musim ini. Meski sempat tampil heroik musim lalu dalam membantu Levante bertahan di kasta tertinggi, kali ini ia harus memungut bola dari gawangnya sebanyak tiga kali. Ryan menghadapi 16 percobaan tembakan dari pemain Espanyol, di mana empat di antaranya tepat sasaran dan hanya tiga yang berhasil ia gagalkan.
Bagi Espanyol, kemenangan ini memberikan kepercayaan diri yang besar bagi skuad asuhan mereka. Javi Hernandez, yang kembali dari masa peminjaman di Mirandes, juga menjadi sorotan setelah tampil solid di lini tengah. Kemenangan ini juga membantu meredam spekulasi bursa transfer yang masih akan berlangsung hingga 1 September mendatang, memberikan ketenangan bagi direksi klub di bawah arahan Monchi.
Secara keseluruhan, laga pembuka ini menyajikan dua narasi yang berbeda: dominasi taktis Espanyol yang sukses mencetak awal musim terbaik dalam 41 tahun, serta lahirnya talenta masa depan dalam diri Marc Santos bagi Levante. Meski Levante harus pulang dengan tangan hampa, keberanian klub memberikan kepercayaan kepada pemain berusia 15 tahun di panggung sebesar La Liga menunjukkan komitmen mereka pada pengembangan pemain muda di tengah tuntutan kompetisi yang semakin ketat.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






