Mengenang Mary Rivera, Sosok ‘Lola’ Ikonik dalam Spider-Man yang Berpulang

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 06 Agustus 2026 | Dunia perfilman Hollywood dan komunitas penggemar Marvel tengah dirundung duka. Mary Egida Rivera, aktris yang mencuri perhatian dunia lewat perannya sebagai nenek Ned Leeds dalam film blockbuster Spider-Man: No Way Home, telah mengembuskan napas terakhirnya. Mary tutup usia pada 82 tahun di Honolulu, Hawaii, tepatnya pada 15 April 2026, setelah sempat berjuang melawan kondisi kesehatan yang serius.

Perjalanan Hidup dan Karier yang Menginspirasi

Lahir di Iloilo, Filipina, pada 2 Juni 1943, Mary Rivera menjalani kehidupan yang penuh warna sebelum akhirnya dikenal secara luas oleh publik global. Sebelum terjun ke dunia akting, ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang pernah meniti karier sebagai penyiar radio dan seorang pendidik. Kehidupannya di Hawaii membawanya pada kesempatan emas yang tak terduga saat ia terpilih untuk memerankan karakter nenek Ned, atau yang akrab disapa ‘Lola’, dalam film Spider-Man: No Way Home (2021).

Kisah bagaimana Mary mendapatkan peran tersebut cukup unik. Putri Mary, Angie Kelly, menceritakan bahwa ia menemukan pengumuman audisi di media sosial yang mencari seorang nenek keturunan Filipina yang tinggal di Hawaii. Dengan dorongan keluarga, Mary mengikuti audisi tersebut dan berhasil terpilih karena kepribadiannya yang autentik.

Warisan Budaya dalam Layar Lebar

Meskipun hanya tampil dalam satu adegan ikonik, kehadiran Mary Rivera memberikan dampak yang sangat besar bagi representasi budaya Filipina di kancah Hollywood. Dalam adegan yang tak terlupakan bersama Andrew Garfield, karakter yang ia perankan memberikan instruksi dalam bahasa Tagalog untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Momen tersebut tidak hanya menjadi salah satu dialog paling banyak dikutip, tetapi juga dipuji karena keberhasilannya membawa nuansa budaya Filipina yang otentik ke dalam salah satu waralaba film terbesar di dunia.

Keluarga mengungkapkan bahwa Mary merasa sangat bangga dengan perannya tersebut. Bagi Mary, menjadi bagian dari semesta Marvel adalah salah satu pencapaian yang paling ia hargai sepanjang hidupnya. Ia berhasil mengubah peran singkat menjadi momen yang sangat berarti bagi jutaan penonton di seluruh dunia.

Masa-Masa Terakhir dan Penghormatan Terakhir

Sebelum kepergiannya, pihak keluarga menyatakan bahwa Mary sempat mengalami stroke yang membuatnya berada dalam kondisi kritis. Meski sempat siuman dari koma, prognosis medis yang tidak membaik membuat keluarga harus mengambil keputusan berat untuk melepas alat bantu hidup yang menopangnya. Perayaan kehidupan Mary Rivera telah dilaksanakan pada 6 Juni 2026 di Trinity Central Oahu Church, Mililani Mauka, Hawaii.

Mary meninggalkan seorang suami bernama Alejandro, empat orang anak, 11 cucu, dan empat cicit. Sosoknya akan terus dikenang bukan hanya sebagai nenek Ned Leeds yang humoris, tetapi juga sebagai individu yang hangat dan inspiratif. Kepergiannya menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa setiap peran, sekecil apa pun, dapat meninggalkan jejak abadi di hati para penggemar dan sejarah sinematik dunia.

Dedikasi Mary Rivera terhadap dunia seni peran, meski melalui satu proyek besar, telah membuktikan bahwa representasi budaya yang tepat mampu menyentuh empati penonton secara universal. Warisan yang ia tinggalkan melalui perannya di Spider-Man akan terus hidup dalam ingatan para penggemar Marvel di seluruh dunia.