Gayatri Putri News – 06 Agustus 2026 | Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dorongan kuat kepada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk mengoptimalkan kualitas fasilitas umum di area Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya fungsi kawasan tersebut, yang kini tidak lagi sekadar menjadi pusat pemerintahan, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, hingga wisata religi.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustakimah, menekankan bahwa tingginya antusiasme warga yang berkunjung ke kawasan tersebut, khususnya di sekitar Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua, menjadi tolok ukur penting perlunya pengembangan sarana yang lebih representatif. Pihak legislatif berharap BRIDA mampu menyusun rancangan pengembangan yang berbasis pada kajian ilmiah agar pembangunan dapat berjalan secara terarah serta berkelanjutan.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Komisi III DPRD Kalsel dalam rapat kerja bersama BRIDA meliputi:
- Penyusunan konsep pengembangan kawasan berbasis riset dan inovasi yang komprehensif.
- Peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang di area wisata religi dan edukasi.
- Perbaikan aksesibilitas melalui integrasi transportasi publik, termasuk penambahan halte Bus Trans Banjarbakula.
Mustakimah menambahkan bahwa penyediaan fasilitas yang memadai tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas, tetapi juga mendukung efektivitas aktivitas aparatur pemerintah yang bertugas di kawasan tersebut. Integrasi transportasi publik dianggap krusial agar akses menuju pusat pemerintahan menjadi lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala BRIDA Kalsel, Thaufik Hidayat, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti masukan dari dewan. Pihaknya berkomitmen untuk segera melakukan riset dan kajian mendalam yang mencakup aspek infrastruktur, penguatan potensi wisata, serta integrasi moda transportasi. Dengan adanya kajian teknis ini, diharapkan kawasan perkantoran provinsi dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi warga Kalimantan Selatan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





