Kemenhaj Buka Seleksi PPIH 2027: Peluang Emas Mengabdi di Tanah Suci dengan Fasilitas Lengkap

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH 2027: Peluang Emas Mengabdi di Tanah Suci dengan Fasilitas Lengkap

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 25 Agustus 2026 | Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia secara resmi membuka pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk musim haji 1448 H/2027 M. Kesempatan ini terbuka luas bagi masyarakat yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi untuk melayani jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Formasi dan Kategori Penugasan

Seleksi tahun ini terbagi menjadi dua kategori utama, yakni PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi. Masing-masing kategori memiliki tanggung jawab yang spesifik dalam memastikan kelancaran ibadah jemaah. PPIH Kloter memiliki tugas mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari embarkasi di Tanah Air, selama perjalanan, hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Sementara itu, PPIH Arab Saudi difokuskan untuk memberikan layanan di daerah kerja (daker) yang mencakup wilayah Makkah, Madinah, dan Bandara.

Selain kategori non-kesehatan yang mencakup bidang bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, dan transportasi, Kemenhaj juga membuka rekrutmen besar-besaran untuk PPIH Bidang Kesehatan. Formasi kesehatan ini meliputi tenaga medis dan pendukung yang akan ditempatkan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sektor operasional, serta area bandara.

Syarat dan Kualifikasi

Bagi calon pelamar bidang kesehatan, terdapat persyaratan khusus yang harus dipenuhi, di antaranya:

  • Batas usia: minimal 25 tahun hingga maksimal 57 tahun untuk PPIH Kloter, dan minimal 27 tahun hingga maksimal 55 tahun untuk PPIH Sektor/KKHI.
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) aktif dan Surat Izin Praktik (SIP) bagi dokter, perawat, serta apoteker.
  • Wajib melampirkan sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku bagi profesi dokter dan perawat.
  • Pengalaman kerja minimal dua tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan resmi.

Seluruh pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi petugas.haji.go.id. Kemenhaj menegaskan bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu akun pendaftaran. Pastikan seluruh dokumen diunggah dengan benar guna menghindari kendala teknis.

Honorarium dan Fasilitas Petugas

Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan petugas selama masa operasional. Petugas yang terpilih akan mendapatkan honorarium harian (per diem) yang disesuaikan dengan beban kerja dan bidang layanan. Secara akumulatif, seorang petugas dapat menerima total honorarium berkisar antara Rp45.000.000 hingga Rp80.000.000 untuk masa tugas penuh selama 30 hingga 70 hari.

Selain honorarium, pemerintah menjamin fasilitas penuh selama bertugas di Arab Saudi, meliputi:

Jenis Fasilitas Keterangan
Transportasi Tiket pesawat pulang-pergi dari embarkasi Indonesia.
Akomodasi Penginapan di wilayah Makkah dan Madinah.
Konsumsi Katering makan tiga kali sehari dengan cita rasa Nusantara.
Perlindungan Asuransi kesehatan dan penanganan medis di KKHI.
Atribut Seragam resmi dan perlengkapan lapangan.

Proses Seleksi yang Transparan

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah menekankan bahwa proses seleksi ini dijalankan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Tidak ada biaya yang dipungut dalam proses rekrutmen ini, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak percaya kepada pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Integritas dan komitmen untuk menjadi wajah pelayanan negara bagi jemaah adalah prioritas utama dalam menentukan kelulusan calon petugas.

Pendaftaran resmi dibuka pada 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB dan akan ditutup pada 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Para calon petugas diharapkan segera mempersiapkan dokumen persyaratan agar dapat berpartisipasi dalam seleksi nasional ini. Dengan terpilihnya petugas yang kompeten, diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 dapat berjalan lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.