Kapolda Kalsel Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Driver Online

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Kapolda Kalsel Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Driver Online

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 14 Agustus 2026 | Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memberikan angin segar bagi komunitas pengemudi daring di wilayah tersebut. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, secara resmi membuka peluang bagi para pengemudi untuk bekerja sebagai pengemudi profesional di Jepang guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Pernyataan ini disampaikan di sela-sela kegiatan bakti sosial pembagian 500 paket sembako di Mapolresta Banjarmasin. Berdasarkan informasi dari pihak Korlantas Polri, negara Jepang saat ini menghadapi kekurangan tenaga kerja di sektor transportasi dengan kebutuhan mencapai satu juta pengemudi.

Langkah Strategis Polda Kalsel

Polda Kalsel menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi para pengemudi yang berminat mengikuti program ini. Proses koordinasi akan dilakukan dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan legalitas dan kesiapan tenaga kerja. Adapun tahapan yang harus dilalui oleh para calon pengemudi meliputi:

  • Proses pendaftaran melalui instansi resmi terkait.
  • Mengikuti pelatihan kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK).
  • Menempuh prosedur administratif melalui Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
  • Koordinasi teknis dengan pihak Imigrasi dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Irjen Pol Rosyanto menekankan pentingnya bagi para pengemudi untuk memahami persyaratan serta mekanisme keberangkatan secara resmi sebelum memutuskan untuk mendaftar. Hal ini bertujuan agar seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Respon Positif Komunitas

Ketua Driver Online Banjarmasin, Ali, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, program tersebut merupakan peluang emas bagi para pengemudi muda di Banua untuk mendapatkan pengalaman internasional serta penghasilan yang lebih baik. Selain berfokus pada kesejahteraan, sinergi antara kepolisian dan pengemudi daring ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kalimantan Selatan.