iPhone 18 Pro Terancam Mahal dan Peluncuran Terbagi, Apakah Anda Harus Menunggu?

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

iPhone 18 Pro Terancam Mahal dan Peluncuran Terbagi, Apakah Anda Harus Menunggu?

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 18 Agustus 2026 | Kabar mengejutkan datang dari lini produk masa depan Apple. Para calon pembeli iPhone 18 Pro mungkin harus bersiap menghadapi kenyataan pahit terkait harga dan jadwal peluncuran yang tidak biasa. Laporan terbaru dari rantai pasokan mengindikasikan bahwa Apple berencana untuk melakukan perpecahan dalam strategi perilisan generasi iPhone 18 mendatang, sebuah langkah yang jarang dilakukan oleh perusahaan teknologi raksasa tersebut.

Strategi Peluncuran Terbagi: Pro vs Standar

Jika pola tahun-tahun sebelumnya selalu serentak, iPhone 18 kali ini diprediksi akan hadir dalam dua gelombang. Model premium, yang mencakup iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan model Ultra, dijadwalkan untuk meluncur pada musim gugur tahun 2026, tepatnya di bulan September. Namun, bagi konsumen yang mengincar model standar seperti iPhone 18, iPhone 18e, atau model Air 2, Anda mungkin harus bersabar lebih lama karena perangkat tersebut dikabarkan baru akan tersedia di pasaran pada musim semi tahun 2027.

Keputusan ini diduga diambil untuk memberikan fokus lebih besar pada peningkatan perangkat keras kelas atas, seperti teknologi kamera mutakhir dan layar yang lebih canggih, serta memastikan optimasi chip yang tepat untuk fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru. Meski belum ada konfirmasi resmi, sinyal dari pemasok seperti Pegatron semakin memperkuat dugaan adanya jeda waktu peluncuran ini.

Lonjakan Harga yang Signifikan

Bagi Anda yang berencana melakukan upgrade, tantangan tidak hanya datang dari waktu tunggu. Analis pasar dari GF Securities, Jeff Pu, memberikan peringatan bahwa iPhone 18 Pro bisa dibanderol jauh lebih mahal dari pendahulunya. Estimasi kenaikan harga mencapai 300 dolar AS, yang berarti iPhone 18 Pro mungkin akan dimulai dari harga 1.399 dolar AS, sementara varian Pro Max menyentuh angka 1.499 dolar AS.

Kenaikan harga ini bukanlah tanpa alasan. Apple saat ini menghadapi tekanan biaya komponen yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kelangkaan chip memori yang dipicu oleh tingginya permintaan server AI di pusat data global telah memaksa Apple untuk menaikkan harga pada lini produk Mac dan iPad. Tim Cook, CEO Apple, menyebut kenaikan ini sebagai sesuatu yang tidak terelakkan akibat kondisi pasar memori yang sedang tidak stabil.

Performa Chip A20 Pro dan Pembaruan Perangkat Lunak

Di balik kekhawatiran harga, iPhone 18 Pro dipastikan akan membawa lompatan performa melalui chip A20 Pro. Ini adalah chip pertama Apple yang dibangun di atas proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Penggunaan metode pengemasan Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM) diprediksi akan memberikan peningkatan efisiensi baterai yang luar biasa sekaligus performa komputasi yang jauh melampaui generasi sebelumnya.

Sementara itu, bagi pengguna iPhone saat ini, Apple terus menunjukkan urgensinya dalam menjaga keamanan ekosistem. Pembaruan sistem operasi seperti iOS 26.6.1 baru saja dirilis untuk menangani 29 masalah keamanan kritis, termasuk celah pada WebKit dan ancaman Kernel. Hal ini menegaskan bahwa meskipun model baru sedang dipersiapkan, Apple tetap memprioritaskan perlindungan data pengguna di seluruh perangkat yang ada.

Menghadapi situasi ini, keputusan untuk membeli iPhone 17 sekarang atau menunggu iPhone 18 menjadi dilema tersendiri. Jika perangkat Anda saat ini sudah menunjukkan penurunan performa yang signifikan, iPhone 17 masih menjadi pilihan yang sangat kompeten dengan layar ProMotion dan prosesor yang mumpuni. Namun, jika Anda menginginkan teknologi AI terbaru dan efisiensi chip 2nm, menunggu model Pro di akhir tahun atau model standar tahun depan mungkin adalah investasi jangka panjang yang lebih baik, meskipun dengan biaya yang lebih tinggi.