H Junaidi Hadiri Tasmiyah Putri Ketiga Ustaz Muhammad Rijal Fathoni, Pererat Silaturahmi

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

H Junaidi Hadiri Tasmiyah Putri Ketiga Ustaz Muhammad Rijal Fathoni, Pererat Silaturahmi

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Agustus 2026 | Banjarmasin, Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai acara tasmiyah atau pemberian nama putri ketiga pasangan Ustaz Muhammad Rijal Fathoni dan Hikmah Jumron, Sabtu (8/8/2026).

Acara yang berlangsung di kediaman keluarga di Jalan Belitung Darat, Kompleks Akasia, Banjarmasin, tersebut turut dihadiri Pembina DPP Forum Kerukunan dan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), H. Junaidi.

Kehadiran Junaidi menjadi bagian dari jalinan silaturahmi dengan keluarga Ustaz Muhammad Rijal Fathoni.

Sosok Rijal Fathoni sendiri dikenal sebagai ustaz yang aktif memberikan tausyiah dan kegiatan keagamaan di Kalsel.

Bagi Junaidi, menghadiri momen keluarga seperti tasmiyah bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarsesama.

'Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir bersama dalam acara tasmiyah putri ketiga Ustaz Rijal Fathoni dan keluarga. Semoga anak yang diberikan nama ini kelak menjadi anak yang salehah, berbakti kepada orang tua dan membawa keberkahan bagi keluarga,' ujar Junaidi.

Terlebih, hubungan antarsesama tidak hanya dibangun dalam forum formal, tetapi juga melalui momentum keluarga dan keagamaan.

Silaturahmi itu jangan hanya ketika ada kepentingan. Dalam suasana bahagia seperti ini kita juga harus hadir, saling mendoakan dan berbagi kebahagiaan,' tambahnya.

Pembina DPP FKPWK yang juga dikenal aktif dalam kegiatan kemasyarakatan melalui Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) sebagai pembina, membuat hubungan dengan masyarakat menjadi sesuatu yang terus dijaga.

Acara tasmiyah berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan.

Doa serta harapan pun dipanjatkan untuk sang buah hati agar tumbuh menjadi anak yang sehat, berakhlak baik, serta menjadi kebanggaan kedua orang tuanya.