Drama Pergantian Mengejutkan: Cristiano Ronaldo Ditarik Keluar, Al Nassr Lakukan Comeback Spektakuler

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Drama Pergantian Mengejutkan: Cristiano Ronaldo Ditarik Keluar, Al Nassr Lakukan Comeback Spektakuler

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 27 Agustus 2026 | Stadion Prince Mohamed bin Fahd di Dammam menjadi saksi bisu salah satu pertandingan paling dramatis dalam sejarah awal musim Liga Roshn Saudi 2026-27. Al Nassr, sang juara bertahan, berhasil membalikkan keadaan secara luar biasa saat menghadapi Al-Ettifaq, meski harus bermain dengan sepuluh orang dan melakukan langkah drastis dengan menarik keluar sang kapten, Cristiano Ronaldo, di babak pertama.

Pertandingan dimulai dengan mimpi buruk bagi tim tamu. Baru berjalan 12 menit, kiper utama Al Nassr, Bento, diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Moussa Dembele di luar kotak penalti. Kartu merah ini menjadi catatan kelam, mengingat ini adalah pengusiran tercepat kedua bagi seorang penjaga gawang di Liga Profesional Saudi sejak 2009. Absennya Bento memaksa pelatih Ange Postecoglou melakukan rotasi cepat dengan memasukkan kiper cadangan, Abdulrahman Al-Otaibi.

Krisis di Babak Pertama

Kehadiran Al-Otaibi di bawah mistar gawang nyatanya belum mampu memberikan ketenangan bagi lini pertahanan Al Nassr. Al-Ettifaq memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat efektif. Ondrej Duda membuka keunggulan melalui tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi sempurna pada menit ke-31. Situasi semakin memburuk bagi Al Nassr saat Álvaro Medrán menggandakan keunggulan tuan rumah tepat sebelum turun minum. Skor 2-0 untuk Al-Ettifaq menutup babak pertama dengan posisi Al Nassr yang berada di ujung tanduk.

Di ruang ganti, pelatih Ange Postecoglou mengambil keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Ia menarik keluar Cristiano Ronaldo, yang baru saja kembali dari jeda internasional dan pernikahan pribadinya, untuk digantikan oleh Abdullah Al-Khaibari. Ronaldo, yang tampak frustrasi saat berjalan menuju lorong pemain dengan melepas ban kaptennya, hanya mampu mencatatkan tiga operan dan dua tembakan sepanjang 45 menit pertama. Keputusan taktis ini menjadi sorotan utama karena Postecoglou memilih untuk mengorbankan sang ikon demi perubahan strategi yang lebih defensif dan dinamis.

Kebangkitan yang Tak Terduga

Perubahan yang dilakukan Postecoglou terbukti jitu. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Al Nassr menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya di babak kedua. Sadio Mane menjadi aktor utama dalam kebangkitan tim. Pada menit ke-74, Mane berhasil memecah kebuntuan setelah menerima umpan matang dari Joao Felix, yang memberikan suntikan semangat bagi rekan-rekannya.

Hanya berselang tiga menit kemudian, Al Nassr benar-benar menyamakan kedudukan. Abdulelah Al-Amri melompat tinggi menyambut sepak pojok Joao Felix dan menanduk bola dengan keras ke gawang Al-Ettifaq. Gol tersebut memicu gelombang serangan lanjutan hingga Al Nassr akhirnya memastikan kemenangan dramatis yang memukau para penonton.

Kemenangan ini menempatkan Al Nassr di puncak klasemen sementara Liga Roshn Saudi dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Meski drama pergantian Cristiano Ronaldo akan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar, hasil akhir di Dammam membuktikan bahwa kedalaman skuad dan keputusan berani dari sang pelatih tetap menjadi kunci utama bagi ambisi Al Nassr mempertahankan gelar juara musim ini.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh liga bahwa Al Nassr tetap menjadi tim yang patut diwaspadai, terlepas dari tantangan besar yang mereka hadapi di atas lapangan. Fokus tim kini beralih pada pertandingan berikutnya melawan Al Taawoun, di mana mereka berharap dapat melanjutkan tren positif tanpa harus menghadapi kendala kartu merah yang merugikan di menit-menit awal.