Drama Dramatis di Sanchez-Pizjuan: Sevilla FC Bangkit dari Keterpurukan Lawan Rayo Vallecano

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Drama Dramatis di Sanchez-Pizjuan: Sevilla FC Bangkit dari Keterpurukan Lawan Rayo Vallecano

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 17 Agustus 2026 | Sevilla FC mengawali musim LaLiga EA Sports 2026/27 dengan sebuah kemenangan emosional yang dramatis. Menjamu Rayo Vallecano di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, skuad asuhan Luis Garcia Plaza berhasil membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan 2-1, sekaligus memutus tren negatif yang menghantui klub selama empat musim terakhir dalam laga pembuka liga.

Awal yang Penuh Ketegangan

Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi tuan rumah. Rayo Vallecano sukses mencuri gol lebih dulu melalui aksi Alvaro Garcia, memanfaatkan celah komunikasi fatal antara Arouna Sangante dan kiper Odysseas Vlachodimos. Kesalahan ini sempat membuat publik tuan rumah terdiam dan menyoroti rapuhnya lini pertahanan Sevilla di awal laga.

Namun, mentalitas juara Sevilla mulai terlihat di babak kedua. Tekanan intens yang dilancarkan anak asuh Luis Garcia Plaza membuahkan hasil melalui dua hadiah penalti krusial. Jon Guridi menjadi eksekutor pertama yang menyamakan kedudukan, sebelum akhirnya Gerard Fernandez ‘Peque’ memastikan raihan tiga poin lewat gol penalti di masa perpanjangan waktu. Kemenangan ini terasa semakin berarti mengingat Sevilla harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Kike Salas diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap De Frutos menjelang laga usai.

Tradisi Kemenangan Kontra Rayo

Kemenangan ini mempertegas dominasi Sevilla atas Rayo Vallecano dalam laga pembuka. Statistik mencatat bahwa Rayo kini menjadi salah satu lawan favorit Sevilla di pekan perdana, menyamai rekor RCD Espanyol. Berikut adalah catatan sejarah pertemuan Sevilla di pekan pertama LaLiga kontra Rayo Vallecano:

  • Musim 2018/2019: Sevilla menang 1-4 di Vallecas.
  • Musim 2021/2022: Sevilla menang 3-0 di Sanchez-Pizjuan.
  • Musim 2026/2027: Sevilla menang 2-1 di Sanchez-Pizjuan.

Peringatan di Balik Euforia

Meski kemenangan ini memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi tim, manajemen Sevilla menegaskan bahwa hasil ini tidak boleh menutupi realita yang ada. Direktur Olahraga, Jose Ignacio Navarro, mengakui bahwa skuad saat ini masih jauh dari kata ideal. Dengan sisa waktu kurang dari 15 hari sebelum penutupan bursa transfer, klub menargetkan setidaknya empat hingga lima rekrutmen baru untuk memperkuat kedalaman tim.

Kebutuhan mendesak mencakup sektor gelandang tengah, pemain sayap, serta penyerang tajam. Selain rencana mendatangkan pemain baru, klub juga tengah mempersiapkan beberapa agenda penjualan pemain, termasuk kemungkinan melepas Marcao dan Ruben Vargas guna menyeimbangkan neraca keuangan dan memberikan ruang bagi wajah-wajah baru di Nervion.

Sebelum peluit kick-off dibunyikan, momen emosional juga mewarnai suasana stadion. Sevilla memberikan penghormatan khusus kepada presiden kehormatan klub, Joaquin Caparros, yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit. Dukungan penuh dari suporter dan jajaran direksi menjadi simbol persatuan klub di tengah masa transisi yang penuh tantangan ini. Ke depan, Sevilla dihadapkan pada tugas berat untuk mempertahankan konsistensi permainan agar tidak sekadar berjuang menghindari degradasi, melainkan kembali bersaing di level yang lebih kompetitif sepanjang musim.