Desa Matang Ginalon Menjadi Pilot Project Desa Peduli Sampah di Hulu Sungai Tengah

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Desa Matang Ginalon Menjadi Pilot Project Desa Peduli Sampah di Hulu Sungai Tengah

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 13 Agustus 2026 | Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi menetapkan Desa Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, sebagai lokasi percontohan atau pilot project Desa Peduli Sampah. Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat agar tidak sekadar membuang limbah, melainkan mampu mengelola sampah secara mandiri sejak dari sumbernya.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Matang Ginalon pada Jumat (17/7/2026) ini melibatkan berbagai elemen penting, mulai dari perangkat desa, pengurus RT, hingga pengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) dan Bank Sampah setempat. Fokus utama dari program ini mencakup beberapa poin strategis berikut:

  • Edukasi pengurangan penggunaan barang sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.
  • Penerapan sistem pemilahan sampah rumah tangga antara organik dan anorganik.
  • Optimalisasi fasilitas pengolahan sampah yang tersedia di desa.

Ahmad Fadillah, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) HST, menekankan bahwa kunci keberhasilan penanganan sampah terletak pada perubahan perilaku warga. Menurutnya, metode pengangkutan sampah konvensional ke tempat pembuangan akhir tidak cukup efektif jika tidak dibarengi dengan pengurangan volume limbah dari tingkat rumah tangga.

Kepala Desa Matang Ginalon, Mursalin, menyambut baik program tersebut dan berharap warga dapat berkomitmen penuh. Ia menegaskan bahwa keberadaan TPS3R dan Bank Sampah bukan hanya berfungsi sebagai sarana kebersihan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat melalui daur ulang.

Jika program ini berhasil, pemerintah daerah berencana menjadikan Matang Ginalon sebagai model percontohan yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di seluruh wilayah Kabupaten HST dengan menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing.