Gayatri Putri News – 13 Agustus 2026 | Olympique Lyon sukses mengamankan tiket menuju babak play-off Liga Champions Eropa 2026/2027 setelah menampilkan performa dominan dalam laga leg kedua ronde ketiga kualifikasi melawan Sparta Praha. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Groupama Stadium pada 11 Agustus 2026, skuad asuhan Paulo Fonseca berhasil membalikkan defisit agregat menjadi kemenangan meyakinkan 3-0, sekaligus mengunci skor agregat akhir 4-2.
Dominasi Total di Groupama Stadium
Memasuki pertandingan dengan beban kekalahan 1-2 pada leg pertama, Lyon tampil dengan urgensi tinggi. Pertahanan Sparta Praha yang sempat solid di awal laga akhirnya runtuh pada menit ke-20 melalui aksi Ernest Nuamah. Winger asal Ghana tersebut berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tembakan jarak jauh kapten Corentin Tolisso untuk membuka keunggulan tuan rumah.
Situasi semakin memburuk bagi tim tamu setelah Adam Ševínský menerima kartu merah pada babak pertama. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan sempurna oleh Lyon untuk mengontrol jalannya pertandingan. Ainsley Maitland-Niles kemudian menggandakan keunggulan Lyon pada menit ke-66. Gol tersebut tercipta melalui skema permainan apik yang melibatkan empat umpan pendek satu sentuhan, diakhiri dengan tap-in mudah oleh Maitland-Niles setelah menerima umpan dari Tolisso.
Tyler Morton melengkapi pesta gol Lyon pada menit ke-73. Gelandang asal Inggris tersebut melepaskan tembakan keras di dalam kotak penalti setelah menyambar bola liar, memastikan kemenangan 3-0 yang membawa Lyon melaju ke babak berikutnya.
Tantangan Berat Menanti di Play-off
Kemenangan atas Sparta Praha menjadi modal berharga bagi Les Gones, namun mereka kini dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih berat. Lyon dijadwalkan akan berhadapan dengan raksasa Turki, Fenerbahçe, dalam babak play-off Liga Champions. Klub asal Istanbul tersebut dikenal memiliki ambisi besar dan telah melakukan perekrutan pemain bintang, termasuk Mason Greenwood, untuk memperkuat skuad mereka.
Kondisi internal Lyon sendiri saat ini sedang dalam sorotan. Selain harus berjuang secara kompetitif, klub juga tengah menghadapi tantangan finansial yang menuntut mereka melakukan pengelolaan skuad dengan efisien. Kabar buruk lainnya datang dari sektor penyerang, di mana Malick Fofana baru saja kembali bermain setelah absen panjang akibat cedera pergelangan kaki. Kehadirannya tentu diharapkan menjadi senjata utama Fonseca saat menghadapi Fenerbahçe nanti.
Perubahan Komposisi Pemain Sparta Praha
Di sisi lain, Sparta Praha harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kompetisi elit Eropa. Selain kekalahan di lapangan, tim asal Ceko ini juga baru saja kehilangan salah satu tokoh sentralnya, Lukáš Haraslín. Kapten sekaligus pemain kunci tersebut resmi pindah ke klub Arab Saudi, al-Fátí, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai enam juta euro. Kepergian Haraslín, ditambah dengan dipinjamkannya beberapa pemain pilar seperti Peter Vindahl dan Jan Kuchta, menandai era perubahan besar bagi skuad Sparta Praha musim ini.
Keberhasilan Lyon menyingkirkan Sparta Praha menunjukkan kematangan taktik Paulo Fonseca dalam merespons tekanan. Meskipun sempat tertinggal di leg pertama, kemampuan tim untuk bangkit dan mendominasi laga krusial di kandang menjadi sinyal positif bagi ambisi mereka di kompetisi Eropa musim ini. Namun, duel melawan Fenerbahçe akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi dan kedalaman skuad Lyon sebelum mereka bisa benar-benar mengamankan posisi di fase liga Liga Champions.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






