Bujino Siap Dampingi Korban Karhutla, Murjani Minta Antisipasi Tepat dan Perhatikan Anak Sekolah

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Bujino Siap Dampingi Korban Karhutla, Murjani Minta Antisipasi Tepat dan Perhatikan Anak Sekolah

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 23 Agustus 2026 | Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius bagi warga di Kalimantan Selatan. Dampak bencana tahunan ini tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga melumpuhkan sektor ekonomi serta merusak tempat tinggal warga.

Advokat Bujino A Salan, S.H., M.H., menyatakan kesiapannya memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang menjadi korban karhutla. Menurut Bujino, banyak warga yang kehilangan lahan pertanian maupun rumah belum memahami prosedur untuk menuntut ganti rugi kepada pemerintah. Selain pendampingan hukum, ia mendesak agar pemerintah daerah segera memberikan bantuan sosial yang nyata bagi mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat lahan yang tidak lagi produktif.

Pada kesempatan yang sama, Penasihat DPD FKPWK, Dr. Murjani, S.H., M.H., menekankan pentingnya langkah pencegahan yang lebih konkret agar karhutla tidak terus berulang setiap tahun. Ia memberikan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo Subianto, namun menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memegang peran utama dalam penanganan di lapangan.

Murjani juga menyoroti kerentanan kelompok usia pelajar yang tetap harus beraktivitas di pagi hari di tengah kepungan kabut asap. Berikut adalah poin penting terkait imbauan keamanan bagi masyarakat:

  • Menghindari jalur atau lokasi yang terdampak langsung oleh asap kebakaran.
  • Memperhatikan kesehatan anak sekolah yang rentan terserang penyakit ISPA.
  • Pentingnya koordinasi antar instansi untuk manajemen air guna memutus siklus karhutla.

Pihak FKPWK berkomitmen untuk terus membantu masyarakat terdampak, termasuk melalui pembagian masker gratis. Harapannya, pemerintah dapat segera menerapkan solusi permanen daripada sekadar melakukan penanganan darurat saat bencana sudah terjadi.