Gayatri Putri News – 19 Agustus 2026 | Bank Kalsel kembali mempertegas komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui inisiatif Green Banking. Sebagai bank pembangunan daerah, lembaga keuangan ini mengintegrasikan peran ekonomi dengan pelestarian ekosistem di Kalimantan Selatan, sejalan dengan pilar Taksonomi Hijau Indonesia yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Program AKSEL Virtual Run 2026
Inisiatif utama tahun ini diwujudkan lewat kegiatan AKSEL Virtual Run 2026 yang mengusung konsep gerakan kolektif. Melalui aplikasi mobile banking, masyarakat diajak untuk berpartisipasi dengan target akumulasi jarak tempuh sebesar 7.600 kilometer. Setiap 10 kilometer yang berhasil ditempuh peserta akan dikonversi menjadi satu bibit pohon Ulin.
Berikut adalah rincian target dan pelaksanaan program tersebut:
- Target peserta: 1.000 orang.
- Target jarak: 7.600 kilometer.
- Target bibit: 760 bibit pohon Ulin.
- Periode kegiatan: 14 Agustus hingga 12 September 2026.
Pemilihan pohon Ulin bukan tanpa alasan. Tanaman endemik Kalimantan ini dipilih karena memiliki daya tahan yang sangat kuat dan mampu hidup hingga ratusan tahun. Langkah ini sekaligus menjadi respons nyata terhadap ancaman penurunan populasi Ulin di habitat aslinya.
Reforestasi di Tahura Sultan Adam
Puncak dari gerakan ini adalah penanaman 760 bibit Ulin di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin. Jumlah bibit tersebut dipilih sebagai simbol peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Pihak bank akan berkolaborasi dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk memastikan proses penanaman dilakukan secara teknis yang tepat sesuai kondisi musim.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa 760 bibit yang ditanam di Pegunungan Meratus tersebut merupakan simbol gotong royong masyarakat Banua. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi investasi jangka panjang bagi ekosistem daratan Kalimantan Selatan dan menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






