Awal Musim yang Kelam: Tottenham Hotspur Tumbang 3-0 di Tangan Brentford

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Awal Musim yang Kelam: Tottenham Hotspur Tumbang 3-0 di Tangan Brentford

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 24 Agustus 2026 | Kampanye pembuka Premier League musim 2026/2027 menjadi mimpi buruk bagi Tottenham Hotspur. Bertandang ke Gtech Community Stadium, skuat asuhan Roberto De Zerbi dipaksa bertekuk lutut dengan kekalahan telak 3-0 dari Brentford. Hasil ini sekaligus memberikan peringatan keras bagi The Lilywhites bahwa transisi tim di bawah manajer baru masih menyisakan celah yang lebar.

Dominasi Brentford yang Tak Terbendung

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Brentford tampil jauh lebih agresif. Tuan rumah mendominasi lini tengah, area yang seharusnya menjadi fondasi sistem permainan De Zerbi. Brentford membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui Keane Lewis-Potter, yang memanfaatkan umpan matang dari rekrutan anyar Mamadou Sangare.

Kesalahan individu menjadi momok utama bagi Tottenham. Pada menit ke-33, hilangnya penguasaan bola oleh Richarlison di area pertahanan sendiri memicu serangan balik yang berujung gol kedua Brentford lewat Vitaly Janelt. Tertinggal dua gol saat turun minum, Spurs tampak kehilangan arah dan gagal membangun serangan yang berarti.

Peran Mathys Tel dan Upaya Kebangkitan

Di tengah keterpurukan tersebut, Mathys Tel mencoba memberikan secercah harapan bagi tim tamu. Pada menit ke-52, Mathys Tel menunjukkan kreativitasnya dengan menciptakan ruang di sisi lapangan sebelum melepaskan umpan kepada Andy Robertson. Umpan tersebut kemudian diteruskan kepada Mikey Moore, namun peluang emas tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Brentford, Caoimhin Kelleher.

Bencana bagi Tottenham bertambah empat menit setelah babak kedua dimulai. Michael Kayode mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar bola muntah hasil tembakan Mamadou Sangare. Meskipun Brentford sempat mendapatkan hadiah penalti setelah Rodrigo Bentancur melanggar Kevin Schade, beruntung bagi Spurs karena eksekusi Igor Thiago hanya membentur tiang gawang.

Tantangan Besar Roberto De Zerbi

Roberto De Zerbi mengakui bahwa timnya belum siap secara fisik maupun mental untuk menghadapi intensitas Premier League. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, sang manajer menyoroti perlunya waktu bagi para pemain baru untuk menyatu. Berikut adalah ringkasan situasi yang dihadapi Tottenham:

  • Krisis pertahanan: Absennya pemain kunci seperti Micky van de Ven dan Pedro Porro sangat terasa.
  • Masalah integrasi: Banyaknya pemain baru membuat organisasi permainan terlihat berantakan.
  • Ketidaksiapan fisik: Tim tampak kalah langkah dan kurang agresif dibandingkan lawan.

Secara keseluruhan, kekalahan ini menjadi tamparan realitas bagi Tottenham. Meskipun manajemen telah melakukan investasi besar di bursa transfer, performa di lapangan menunjukkan bahwa sekadar mendatangkan pemain bintang tidak cukup untuk menjamin kesuksesan instan. Roberto De Zerbi kini memiliki tugas berat untuk membenahi koordinasi lini tengah dan ketajaman lini depan sebelum laga berikutnya melawan Newcastle. Fans tentu berharap penampilan buruk di Brentford hanyalah awal yang canggung dan bukan cerminan dari keseluruhan musim mereka.