Manchester City Ajukan Banding Kasus Pelanggaran Finansial Premier League

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Manchester City Ajukan Banding Kasus Pelanggaran Finansial Premier League

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | Manchester City secara resmi mengajukan banding atas putusan bersalah terkait pelanggaran aturan finansial Premier League pada 1 Oktober 2026. Langkah hukum ini diambil klub sehari sebelum batas waktu pengajuan berakhir, sebagaimana dilaporkan media olahraga nasional.

Putusan awal yang diumumkan pada 29 September menyatakan klub asal Manchester tersebut bersalah atas seluruh tuduhan pelanggaran finansial selama sembilan musim, yakni dari 2009 hingga 2018. Selain itu, klub juga terbukti bersalah atas tiga dari empat tuduhan kegagalan bekerja sama dalam investigasi yang dilakukan otoritas liga.

Proses banding kini ditangani oleh panel independen yang terdiri dari tiga orang bentukan ketua Judicial Panel Premier League. Persidangan akan digelar secara tertutup untuk meninjau putusan tanpa mengulang seluruh pemeriksaan dari awal.

Jadwal Sidang Banding dan Aturan Fast-Track

Berdasarkan aturan fast-track Premier League, sidang harus digelar maksimal 12 pekan setelah pengajuan banding, yaitu pada 24 Desember 2026. Namun, Manchester City berpotensi mempermasalahkan aturan ini karena dinilai belum berlaku saat mereka pertama kali didakwa pada Februari 2023.

Berikut sejumlah poin penting dalam proses banding Manchester City:

  • Banding diajukan pada 1 Oktober 2026, sehari sebelum tenggat waktu berakhir.
  • Putusan bersalah diumumkan pada 29 September 2026 untuk pelanggaran sembilan musim (2009-2018).
  • Klub juga dinyatakan bersalah atas tiga dari empat tuduhan gagal bekerja sama dalam investigasi.
  • Panel independen beranggotakan tiga orang menangani proses banding.
  • Sidang digelar tertutup tanpa mengulang pemeriksaan dari awal.
  • Aturan fast-track membatasi sidang maksimal 12 pekan, yakni hingga 24 Desember 2026.

Potensi Sengketa Aturan Fast-Track

Manchester City disebut berpotensi mempersoalkan penerapan aturan fast-track karena aturan tersebut baru berlaku setelah klub pertama kali didakwa pada Februari 2023. Perdebatan mengenai dasar hukum penerapan aturan ini diperkirakan menjadi salah satu fokus utama dalam persidangan banding nanti.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak klub maupun Premier League mengenai jalannya proses banding. Publik sepak bola Inggris menantikan hasil sidang panel independen yang akan menentukan status klub dalam kompetisi domestik.

Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak