Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | Manchester City resmi mengajukan banding setelah dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League. Langkah hukum ini diambil klub sebagai respons terhadap putusan komisi independen yang menilai The Citizens melanggar regulasi keuangan selama sembilan musim kompetisi.
Keputusan komisi independen tersebut menjadi salah satu kasus terbesar dalam sejarah Premier League. Manajemen klub menegaskan bahwa putusan itu mengandung kesalahan material, baik dari aspek hukum, prinsip, maupun fakta yang mendasarinya.
Rincian Temuan Pelanggaran
Salah satu temuan utama dalam kasus ini menyebutkan adanya penggelembungan pendapatan komersial yang nilainya melebihi 900 juta poundsterling. Periode pelanggaran tersebut mencakup rentang waktu 2009 hingga 2018, atau sekitar sembilan musim kompetisi.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah dakwaan | Lebih dari 100 pelanggaran |
| Durasi pelanggaran | Sembilan musim (2009-2018) |
| Temuan utama | Penggelembungan pendapatan komersial di atas 900 juta poundsterling |
| Status | Banding diajukan klub |
Dalil Banding Manchester City
Pihak Manchester City menyatakan memiliki bukti kuat untuk membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan Premier League. Klub menilai proses hukum yang berjalan belum sepenuhnya mencerminkan fakta yang sebenarnya terjadi.
Dalam pernyataan resminya, manajemen klub menekankan bahwa banding ini merupakan upaya untuk menegakkan keadilan sekaligus melindungi reputasi klub yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Ancaman Sanksi Berat
Apabila proses banding ini gagal, Manchester City menghadapi sejumlah sanksi berat. Sanksi tersebut meliputi denda dalam jumlah besar, pengurangan poin, hingga kemungkinan terdepak dari kompetisi Premier League.
- Denda finansial dengan nilai signifikan
- Pengurangan poin pada klasemen liga
- Sanksi terdepak dari liga Premier League
Kasus ini menjadi perhatian luas di kalangan penggemar sepak bola karena melibatkan salah satu klub paling dominan di Inggris dalam satu dekade terakhir. Hasil banding nantinya akan menentukan arah masa depan klub sekaligus menjadi preseden penting bagi penegakan aturan finansial di kompetisi sepak bola Eropa.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






