KemenUMKM Perkuat Pendampingan Usaha Terdampak Bencana di Sumbar

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

KemenUMKM Perkuat Pendampingan Usaha Terdampak Bencana di Sumbar

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | Pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Sumatera Barat terus menjadi perhatian serius pemerintah melalui upaya pemulihan kapasitas produksi serta perluasan akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendampingan bagi wirausaha yang terdampak bencana agar dapat kembali bangkit dan meningkatkan daya saing usaha mereka.

Langkah penguatan tersebut mencakup sejumlah program strategis, salah satunya fasilitasi pembiayaan yang bertujuan menjamin keberlanjutan sektor usaha di daerah-daerah terdampak. Program ini dirancang agar pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu beradaptasi dan tumbuh kembali setelah mengalami kerugian akibat bencana.

Peran Pemerintah dalam Pemulihan Usaha

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menjelaskan bahwa menangani dampak bencana terhadap sektor usaha masyarakat merupakan bagian dari kewajiban pemerintah yang memerlukan strategi berkesinambungan. Menurutnya, pendampingan tidak boleh bersifat sementara, melainkan harus berkelanjutan hingga usaha-usaha tersebut benar-benar pulih dan mandiri.

Helvi menekankan bahwa pemulihan kapasitas produksi menjadi prioritas utama, karena banyak pelaku usaha kehilangan peralatan, bahan baku, maupun tempat usaha akibat bencana. Selain itu, perluasan akses pasar juga menjadi fokus agar produk yang dihasilkan kembali diterima masyarakat luas.

Fasilitasi Pembiayaan dan Pendampingan

Dalam upaya mempercepat pemulihan, Kementerian UMKM menyiapkan beberapa bentuk dukungan yang menyasar kebutuhan spesifik pelaku usaha terdampak. Dukungan tersebut antara lain:

  • Fasilitasi akses pembiayaan ringan dan terjangkau bagi usaha yang terdampak bencana.
  • Pendampingan teknis untuk memulihkan kapasitas produksi dan manajemen usaha.
  • Pelatihan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar.
  • Koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Dengan skema tersebut, diharapkan pelaku UMKM di Sumatera Barat dapat segera bangkit dan berkontribusi kembali terhadap perekonomian daerah. Pemerintah juga mendorong kolaborasi lintas sektor agar proses pemulihan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Harapan bagi Pelaku Usaha

Sejumlah pelaku usaha menyambut baik langkah pemerintah ini. Mereka berharap pendampingan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan modal, tetapi juga pembinaan jangka panjang yang mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing. Dengan demikian, usaha yang telah pulih dapat lebih tangguh menghadapi risiko bencana di masa depan.

Kementerian UMKM berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan program pendampingan sesuai kebutuhan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya di wilayah Sumatera Barat.