Jepang vs Venezuela: Ao Tanaka Jadi Maestro Pass, Samurai Biru Menang Dramatis 2-1

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Jepang vs Venezuela: Ao Tanaka Jadi Maestro Pass, Samurai Biru Menang Dramatis 2-1

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 28 September 2026 | Timnas Jepang kembali menunjukkan kualitasnya di ajang Kirin Challenge Cup 2026. Menghadapi Venezuela dalam laga yang digelar Senin pagi waktu setempat, Samurai Biru harus bangkit dari ketertinggalan sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 2-1. Kemenangan ini menjadi kelanjutan performa impresif Jepang setelah sebelumnya mengalahkan Uruguay dengan skor 3-1.

Laga melawan Venezuela berjalan tidak mudah bagi Jepang. Pelatih Hajime Moriyasu memang dikabarkan berencana melakukan rotasi besar-besaran, bahkan berpotensi mengubah seluruh sebelas pemain starter dibandingkan pertandingan melawan Uruguay. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menguji kedalaman skuad sekaligus memberi kesempatan kepada pemain-pemain baru yang berpotensi menjalani debut bersama timnas.

Venezuela Mengejutkan Tuan Rumah

Stadion sempat terdiam ketika Venezuela berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Striker yang pernah dibeli oleh 49ers pada Januari lalu, Kevin Kelsy, yang kini bermain untuk Rangers, sukses memanfaatkan peluang untuk membawa tim tamu unggul 1-0. Gol tersebut membuat Jepang berada dalam tekanan dan harus mengejar ketertinggalan sejak awal pertandingan.

Situasi semakin menarik ketika Ao Tanaka, gelandang Leeds United yang tampil sebagai pemain pengganti, masuk pada awal babak kedua. Tanaka sempat menyaksikan dari bangku cadangan bagaimana Jepang tertinggal, namun kehadirannya di lapangan langsung mengubah dinamika permainan Jepang. Meski tidak terlibat langsung dalam proses terciptanya gol, peran Tanaka sebagai pengatur tempo sangat krusial dalam membangun serangan Jepang.

Ayase Ueda Menjadi Pahlawan

Kebangkitan Jepang akhirnya terwujud berkat aksi Ayase Ueda yang mencetak dua gol. Ueda, yang sempat menjadi target Leeds United pada bursa transfer musim panas sebelum akhirnya pindah ke Lille, membuktikan ketajamannya. Gol pertama Ueda tercipta melalui penyelesaian apik memanfaatkan umpan silang yang membuat kedudukan menjadi 1-1. Pada akhir pertandingan, Ueda kembali menjadi penentu setelah mengeksekusi penalti dengan tenang untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Jepang.

Performa Tanaka sendiri mendapat sorotan positif. Statistik menunjukkan ia melepaskan 24 umpan dan menyelesaikan 100 persen di antaranya. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan diri tinggi dari pemain yang kini menjadi pilihan utama di lini tengah Leeds United di bawah asuhan Daniel Farke. Musim ini, Tanaka telah tampil dalam delapan pertandingan bersama klub dan negaranya, dengan hanya satu kekalahan yang ia alami.

  • Jepang menang 2-1 atas Venezuela dalam laga Kirin Challenge Cup 2026.
  • Kevin Kelsy membawa Venezuela unggul lebih dulu.
  • Ayase Ueda mencetak dua gol kemenangan Jepang.
  • Ao Tanaka mencatatkan 100 persen akurasi umpan dengan 24 percobaan.
  • Pelatih Hajime Moriyasu berpotensi merotasi seluruh pemain inti untuk menguji skuad.

Rotasi Besar dan Masa Depan Skuad Jepang

Keputusan Moriyasu untuk melakukan rotasi total bukan tanpa alasan. Dalam pertandingan internasional beruntun, manajemen kebugaran pemain menjadi faktor penting, terutama setelah para pemain kunci tampil habis-habisan melawan Uruguay. Selain itu, laga melawan Venezuela menjadi momen berharga untuk mengevaluasi pemain-pemain baru yang masuk dalam radar timnas, termasuk kandidat debutan yang diberi kesempatan menunjukkan kemampuan mereka.

Sejumlah pengamat menilai bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Moriyasu yang kini memasuki periode ketiga kepelatihannya. Dengan format Kirin Challenge Cup 2026 yang memberikan ruang bagi eksperimen, Jepang dapat menguji berbagai kombinasi pemain tanpa mengorbankan hasil pertandingan. Hal ini terbukti dari kemenangan dramatis yang tetap berhasil diraih meski susunan pemain mengalami perubahan besar.

Bagi Tanaka, penampilan melawan Venezuela menjadi bukti bahwa ia telah beradaptasi dengan sepak bola level tertinggi. Dibeli dengan harga 3,5 juta poundsterling, nilai pasar Tanaka kini diperkirakan jauh lebih tinggi berkat konsistensinya bersama Leeds United di Premier League. Musim lalu ia sempat kesulitan, namun tanda-tanda kebangkitan telah terlihat jelas musim ini.

Kesimpulan

Kemenangan 2-1 Jepang atas Venezuela menegaskan kualitas kedalaman skuad Samurai Biru di bawah asuhan Hajime Moriyasu. Meski tertinggal lebih dulu, Jepang mampu bangkit berkat ketajaman Ayase Ueda dan kestabilan permainan Ao Tanaka di lini tengah. Rotasi besar yang dilakukan pelatih tidak mengurangi daya saing tim, justru membuka peluang bagi pemain baru untuk unjuk kemampuan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Jepang dalam menyongsong agenda internasional berikutnya, sekaligus menegaskan bahwa Tanaka kini layak diperhitungkan sebagai salah satu gelandang andalan di kancah internasional.