Gayatri Putri News – 28 September 2026 | JAKARTA – Bintang Timnas Malaysia, Arif Aiman, mengakui bahwa level Timnas Indonesia saat ini berada di atas Malaysia menjelang duel panas kedua tim di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan yang sangat dinantikan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB.
Pengakuan tersebut menjadi salah satu sorotan utama jelang laga bertajuk rivalitas ASEAN ini. Arif Aiman yang tampil impresif dengan mencetak dua gol saat Malaysia menghajar Bangladesh 3-0 pada laga pembuka, menyadari bahwa skuad Garuda memiliki kualitas yang tidak bisa diremehkan. Winger berusia 24 tahun itu menilai Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad dan kualitas individu yang mumpuni, terutama setelah diperkuat sejumlah pemain naturalisasi anyar.
Arif Aiman Pimpin Daftar Top Skor Sementara
Meski mengakui keunggulan Indonesia, Arif Aiman justru tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol di turnamen ini. Pemain yang memperkuat Johor Darul Ta’zim tersebut mencetak dua gol ke gawang Bangladesh pada menit ke-18 dan ke-37, sekaligus memimpin daftar top skor sementara FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Teerasak Poeiphimai dari Thailand.
Teerasak sendiri memborong dua gol ketika Thailand menang 4-0 atas Pakistan di Grup B. Gol-gol tersebut tercipta pada menit ke-31 dan ke-84. Kedua pemain kini sama-sama mengoleksi dua gol dan menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan-lawannya.
Dari kubu Indonesia, dua nama sudah membuka rekening gol mereka. Ragnar Oratmangoen membuka kemenangan Garuda atas Singapura dengan gol pada menit ke-13, sementara Ole Romeny menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti pada menit ke-74. Indonesia pun menang 2-0 dalam laga pembuka Grup A tersebut.
Level Turnamen Meningkat Pesat
FIFA ASEAN Cup 2026 memang menghadirkan wajah baru persaingan sepak bola Asia Tenggara. Sejak pertandingan pertama digelar, turnamen regional ini langsung menyuguhkan duel kompetitif, kualitas pemain yang lebih tinggi, hingga keterlibatan sejumlah pemain naturalisasi anyar.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai keseriusan negara-negara ASEAN dalam menghadapi turnamen ini sangat terlihat. Menurutnya, peserta tidak sekadar mengikuti turnamen, tetapi juga menyiapkan komposisi terbaik untuk bersaing.
“Tim-tim ASEAN juga mengirimkan pemain-pemain terbaiknya, termasuk rekrutan-rekrutan naturalisasi yang baru,” jelas Erick Thohir di Jakarta.
Pandangan serupa disampaikan Pelatih Thailand, Anthony Hudson. Ia menilai level turnamen ini jelas lebih tinggi karena semua tim membawa pemain-pemain utama, berbeda dengan edisi AFF sebelumnya.
Sorotan Laga Indonesia vs Malaysia
Duel Indonesia melawan Malaysia menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam persaingan Grup A. Kedua tim datang dengan modal kemenangan, sehingga laga ini berpotensi menentukan siapa yang berhak memuncaki klasemen grup.
Malaysia sementara ini memuncaki Grup A setelah menghajar Bangladesh tiga gol tanpa balas. Sementara itu, Timnas Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas Singapura dan wajib waspada terhadap sederet pemain berbahaya yang dimiliki Malaysia.
Selain Arif Aiman, Malaysia juga memiliki sejumlah pemain yang bisa menghadirkan mimpi buruk bagi lini pertahanan Indonesia. Kecepatan dan ketajaman Arif Aiman menjadi senjata mematikan yang harus diantisipasi dengan baik oleh skuad Garuda.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui penampilan anak asuhnya saat menghadapi Singapura belum maksimal. Menurutnya, para pemain masih beradaptasi dan mengalami jet lag. Meski demikian, Herdman optimistis timnya bisa tampil lebih baik melawan Malaysia.
Perhatian Besar dari FIFA
Peningkatan level kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 juga terlihat dari perhatian yang diberikan FIFA. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, hadir dalam rangkaian upacara dan pertandingan pembukaan di Jakarta. Ia bersama Erick Thohir turut mempresentasikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kehadiran jajaran petinggi FIFA menegaskan posisi turnamen ini sebagai bagian dari agenda sepak bola kawasan yang mendapat perhatian dari federasi sepak bola dunia. Tidak berhenti di pembukaan, Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga dijadwalkan hadir pada pertandingan final yang berlangsung di SUGBK pada 5 Oktober 2026.
Sebelum menyaksikan laga puncak, Infantino direncanakan bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 4 Oktober. Setelah itu, ia akan menghadiri pertandingan final bersama sejumlah pemimpin federasi sepak bola dari Asia Tenggara dan kawasan Asia lainnya.
Persaingan di Grup B juga tidak kalah ketat. Vietnam harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan 1-0 atas Filipina melalui gol Nguyen Dinh Bac pada menit ke-25. Meski akhirnya menelan kekalahan, Filipina mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali mengancam lini pertahanan Vietnam. Situasi itu menjadi gambaran bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan kualitas pemain, format kompetisi, dan rivalitas antarkawasan yang kuat, FIFA ASEAN Cup 2026 membangun reputasi sebagai panggung penting sepak bola ASEAN. Duel Indonesia melawan Malaysia nanti diprediksi berjalan sengit dan menarik untuk disaksikan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






